Ngeri, Pilot Pesawat Pembawa 220 Penumpang Mendadak Serangan Jantung di Ketinggian 30.000 Kaki
Senin, 25 Mei 2026 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
"Lampu mulai berkedip dan pramugari yang tampak sangat kesal, mencari dokter. Anak kami yang berusia dua tahun mulai menangis seperti banyak anak lain di pesawat karena pesawat turun begitu cepat untuk pendaratan darurat," paparnya.
Para penumpang tetap berada di dalam pesawat selama lebih dari satu jam sebelum turun. Mereka kemudian menghabiskan sekitar 13 jam di terminal bandara sementara Jet2 mengatur kru pengganti.
Maskapai akhirnya menugaskan pilot baru dari Manchester, dan para penumpang melanjutkan perjalanan ke Birmingham dengan pesawat yang berbeda.
"Kami terdampar di Portugal selama lebih dari 13 jam tanpa akomodasi. Mereka tidak mengizinkan kami turun dari pesawat selama lebih dari satu jam," kesal seorang penumpang yang menolak disebutkan namanya, seperti dikutip NDTV, Senin (25/5/2026).
"Kemudian kami dibiarkan berkeliaran. Tidak ada tempat untuk menginap. Mereka mengatakan akomodasi terlalu mahal," ujarnya.
Para penumpang tetap berada di dalam pesawat selama lebih dari satu jam sebelum turun. Mereka kemudian menghabiskan sekitar 13 jam di terminal bandara sementara Jet2 mengatur kru pengganti.
Maskapai akhirnya menugaskan pilot baru dari Manchester, dan para penumpang melanjutkan perjalanan ke Birmingham dengan pesawat yang berbeda.
"Kami terdampar di Portugal selama lebih dari 13 jam tanpa akomodasi. Mereka tidak mengizinkan kami turun dari pesawat selama lebih dari satu jam," kesal seorang penumpang yang menolak disebutkan namanya, seperti dikutip NDTV, Senin (25/5/2026).
"Kemudian kami dibiarkan berkeliaran. Tidak ada tempat untuk menginap. Mereka mengatakan akomodasi terlalu mahal," ujarnya.
Lihat Juga :