Bukan Program Nuklir, Pelepasan Aset yang Dibekukan Jadi Tuntutan Utama Iran
Senin, 25 Mei 2026 - 17:38 WIB
loading...
Bukan program nuklir Iran, pelepasan aset yang dibekukan jadi tuntutan utama Iran. Foto/X
A
A
A
TEHERAN - Iran tidak memiliki optimisme terhadap Amerika Serikat dan memandang negosiasi apa pun melalui lensa ketidakpercayaan yang mendalam, kata sebuah sumber yang mengetahui informasi tersebut kepada Kantor Berita Tasnim pada hari Minggu. Sumber tersebut menekankan bahwa bahkan jika pemahaman awal tercapai, Teheran tidak akan bergantung pada komitmen Washington.
“Iran tidak memiliki niat baik terhadap Amerika, dan pertukaran pesan melalui mediator Pakistan terus-menerus dilakukan dengan ketidakpercayaan terhadap pemerintah AS,” kata sumber tersebut.
Sumber tersebut menambahkan bahwa belum ada pemahaman akhir yang tercapai sejauh ini, dan ketidaksepakatan masih berlanjut mengenai klausul-klausul tertentu.
“Bahkan jika kesepakatan awal tercapai, itu tidak berarti Iran telah mengubah pandangannya terhadap Amerika atau bahwa mereka mempercayai pemerintahan saat ini untuk memenuhi kewajibannya,” kata sumber tersebut, dilansir Press TV.
“Amerika memiliki rekam jejak yang sangat buruk dalam negosiasi, yang memperkuat dan memperdalam ketidakpercayaan. Oleh karena itu, bahkan jika kesepakatan tercapai, Iran akan memantau tindakan AS sepanjang proses pasca-kesepakatan. Jika Amerika melanggar komitmennya pada tahap itu, Iran akan mempertahankan pengaruhnya untuk merespons.”
Laporan lain oleh Tasnim juga menolak laporan media Israel yang mengklaim bahwa pejabat AS mengatakan Iran tidak akan menerima keringanan atas aset yang dibekukan sampai mereka mulai mentransfer persediaan uranium yang diperkaya.
“Iran tidak memiliki niat baik terhadap Amerika, dan pertukaran pesan melalui mediator Pakistan terus-menerus dilakukan dengan ketidakpercayaan terhadap pemerintah AS,” kata sumber tersebut.
Sumber tersebut menambahkan bahwa belum ada pemahaman akhir yang tercapai sejauh ini, dan ketidaksepakatan masih berlanjut mengenai klausul-klausul tertentu.
“Bahkan jika kesepakatan awal tercapai, itu tidak berarti Iran telah mengubah pandangannya terhadap Amerika atau bahwa mereka mempercayai pemerintahan saat ini untuk memenuhi kewajibannya,” kata sumber tersebut, dilansir Press TV.
“Amerika memiliki rekam jejak yang sangat buruk dalam negosiasi, yang memperkuat dan memperdalam ketidakpercayaan. Oleh karena itu, bahkan jika kesepakatan tercapai, Iran akan memantau tindakan AS sepanjang proses pasca-kesepakatan. Jika Amerika melanggar komitmennya pada tahap itu, Iran akan mempertahankan pengaruhnya untuk merespons.”
Laporan lain oleh Tasnim juga menolak laporan media Israel yang mengklaim bahwa pejabat AS mengatakan Iran tidak akan menerima keringanan atas aset yang dibekukan sampai mereka mulai mentransfer persediaan uranium yang diperkaya.
Lihat Juga :