6 Fakta Pulau Abu Musa di Iran yang Jadi Target 2.400 Bom dan Rudal AS dan Israel, tapi Tak Terpatahkan

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Ia mencatat bahwa generasi muda, mereka yang lahir pada tahun 2000-an dan 2010-an yang sebelumnya tidak mengenali musuh, kini telah belajar mengenali musuh melalui kekejaman musuh sendiri, seperti pembantaian sekolah Minab.

“Doktrin militer musuh adalah menanamkan teror di hati rakyat, seperti serangan terhadap sekolah Minab. Tetapi kejahatan-kejahatan ini justru membuat rakyat mengenali musuh dengan jelas.”

4. Basis Utama Melindungi Selat Hormuz

Jenderal Naqdi mengatakan tujuan kedua musuh adalah untuk mendisintegrasi Iran dengan menargetkan pangkalan perbatasan dan mengorganisir kelompok-kelompok separatis.

“Kami secara cerdas membom pusat-pusat perkumpulan separatis dan membuat mereka tidak efektif. Yang benar-benar mengalahkan separatisme adalah mereka tidak mendapat penerimaan internal. Sebaliknya, langkah itu malah menjadi bumerang dan meningkatkan persatuan dan kohesi di antara bangsa Iran.”

Mengenai Teluk Persia, Jenderal Naqdi mengatakan bahwa musuh ingin menghancurkan peran Iran dalam menjaga Teluk Persia, tetapi para pejuang Iran dengan gigih melindungi Selat Hormuz dan jalur air serta perbatasan darat di selatan negara itu, sehingga mencegah musuh melakukan penetrasi.

5. Mampu Menggagalkan Skenario Musuh

Komandan IRGC mencatat bahwa dari tanggal 16 Maret hingga akhir Maret, musuh fokus pada pembunuhan tetapi gagal.

“Musuh tidak dapat membunuh beberapa tokoh kunci. Misalnya, mereka mencoba membunuh komandan IRGC tetapi gagal.”

Ketika musuh menyerang industri baja, aluminium, dan petrokimia Iran, Iran membalas dengan menyerang fasilitas milik AS.

“Setelah serangan di South Pars, presiden AS menulis surat penyesalan dan mengalami pepatah terkenal: ‘Anda menyerang satu, Anda akan mendapat sepuluh,’” kata Jenderal Naqdi.

6. Mematahkan Perang Psikologi Musuh

Jenderal Naqdi menekankan bahwa alasan utama kekalahan Amerika adalah perlawanan besar-besaran rakyat Iran.

“Anggapan keliru bahwa ‘rakyat Iran menunggu diselamatkan oleh Amerika’ telah terhapus secara permanen. Semua pasukan rakyat, dengan senjata apa pun yang mereka miliki, menembak pasukan lintas udara Amerika. Seorang jenderal Amerika mengakui dalam laporannya: ‘Kami dikepung dari semua sisi, dan setiap orang dengan senjata terkecil pun menembak kami.’”

Komandan tersebut menyimpulkan bahwa musuh tidak memiliki strategi yang jelas dan bahwa pasukan bersenjata Iran

Pasukan tetap sepenuhnya siap untuk skenario apa pun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Berita Terkini
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved