Jet Militer Pembawa Menhan Inggris Diduga Dikerjai Rusia, Tiba-tiba Gangguan Sinyal
Senin, 25 Mei 2026 - 14:29 WIB
loading...
A
A
A
Awal bulan ini, pakar peperangan elektronik Dr Thomas Withington dari lembaga think tank RUSI mengatakan kepada Sky News bahwa Iran telah membeli peralatan pengacau sinyal dari Rusia dan mengembangkan sistemnya sendiri di Teluk.
Insiden dengan penerbangan Menhan Healey terjadi beberapa hari setelah Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan dua jet tempur Rusia telah berulang kali dan secara berbahaya mencegat pesawat mata-mata RAF di atas Laut Hitam.
Menurut kementerian tersebut, sebuah jet tempur Su-35 Rusia terbang sangat dekat dengan pesawat Inggris sehingga memicu sistem daruratnya, termasuk menonaktifkan autopilot, sementara jet tempur Su-27 Moskow juga terbang enam meter dari hidung pesawat Rivet Joint yang tidak bersenjata dan melakukan enam kali penerbangan di depannya.
Kementerian Pertahanan dan Kementerian Luar Negeri Inggris mengutuk "perilaku berbahaya dan tidak dapat diterima" tersebut dalam sebuah pengaduan kepada Kedutaan Besar Rusia di London.
Insiden dengan penerbangan Menhan Healey terjadi beberapa hari setelah Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan dua jet tempur Rusia telah berulang kali dan secara berbahaya mencegat pesawat mata-mata RAF di atas Laut Hitam.
Menurut kementerian tersebut, sebuah jet tempur Su-35 Rusia terbang sangat dekat dengan pesawat Inggris sehingga memicu sistem daruratnya, termasuk menonaktifkan autopilot, sementara jet tempur Su-27 Moskow juga terbang enam meter dari hidung pesawat Rivet Joint yang tidak bersenjata dan melakukan enam kali penerbangan di depannya.
Kementerian Pertahanan dan Kementerian Luar Negeri Inggris mengutuk "perilaku berbahaya dan tidak dapat diterima" tersebut dalam sebuah pengaduan kepada Kedutaan Besar Rusia di London.
(mas)
Lihat Juga :