Iran Tak Buat Komitmen Terkait Nuklir, tapi AS Klaim Tujuan Epic Fury Tercapai
Minggu, 24 Mei 2026 - 18:10 WIB
loading...
A
A
A
Langkah-langkah di Selat Hormuz akan berlaku selama 30 hari, sementara negosiasi mengenai program nuklir Iran akan berlanjut selama 60 hari setelah kesepakatan potensial ditandatangani, kata Tasnim.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio mengatakan “kemajuan signifikan” telah dicapai dalam pembicaraan untuk mengakhiri perang AS-Israel di Iran, beberapa jam setelah Presiden Donald Trump mengklaim bahwa nota kesepahaman untuk mengakhiri pertempuran “sebagian besar telah tercapai” “Dinegosiasikan”.
Rubio, yang sedang melakukan kunjungan resmi pertamanya ke India, mengatakan pada hari Minggu bahwa kesepakatan yang muncul akan mengatasi kekhawatiran Trump tentang Selat Hormuz, yang sebagian besar telah diblokir Iran sejak AS dan Israel melancarkan perang mereka pada 28 Februari.
“Beberapa kemajuan telah dibuat, kemajuan yang signifikan, meskipun belum ada kemajuan akhir,” kata Rubio kepada wartawan di New Delhi.
“Saya pikir mungkin ada kemungkinan bahwa dalam beberapa jam ke depan dunia akan mendapatkan kabar baik,” katanya.
Kesepakatan itu juga akan memulai “proses yang pada akhirnya dapat membawa kita ke tempat yang diinginkan presiden, yaitu dunia yang tidak perlu lagi takut atau khawatir tentang senjata nuklir Iran,” tambah Rubio, dilansir Al Jazeera.
Selanjutnya, ada pertanyaan dari Tom Bateman dari BBC yang bertanya tentang pengawasan terhadap laporan tentang jumlah sekolah yang rusak di Iran sejak pecahnya perang pada 28 Februari.
Rubio mengatakan dia "tidak akan berbicara tentang taktik militer, karena itu bukan bidang saya".
Dia mengatakan tujuan AS "sangat jelas", yaitu untuk menghancurkan angkatan laut Iran, kemampuannya untuk meluncurkan rudal balistik dan merusak "basis industri pertahanan"-nya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio mengatakan “kemajuan signifikan” telah dicapai dalam pembicaraan untuk mengakhiri perang AS-Israel di Iran, beberapa jam setelah Presiden Donald Trump mengklaim bahwa nota kesepahaman untuk mengakhiri pertempuran “sebagian besar telah tercapai” “Dinegosiasikan”.
Rubio, yang sedang melakukan kunjungan resmi pertamanya ke India, mengatakan pada hari Minggu bahwa kesepakatan yang muncul akan mengatasi kekhawatiran Trump tentang Selat Hormuz, yang sebagian besar telah diblokir Iran sejak AS dan Israel melancarkan perang mereka pada 28 Februari.
“Beberapa kemajuan telah dibuat, kemajuan yang signifikan, meskipun belum ada kemajuan akhir,” kata Rubio kepada wartawan di New Delhi.
“Saya pikir mungkin ada kemungkinan bahwa dalam beberapa jam ke depan dunia akan mendapatkan kabar baik,” katanya.
Kesepakatan itu juga akan memulai “proses yang pada akhirnya dapat membawa kita ke tempat yang diinginkan presiden, yaitu dunia yang tidak perlu lagi takut atau khawatir tentang senjata nuklir Iran,” tambah Rubio, dilansir Al Jazeera.
Selanjutnya, ada pertanyaan dari Tom Bateman dari BBC yang bertanya tentang pengawasan terhadap laporan tentang jumlah sekolah yang rusak di Iran sejak pecahnya perang pada 28 Februari.
Rubio mengatakan dia "tidak akan berbicara tentang taktik militer, karena itu bukan bidang saya".
Dia mengatakan tujuan AS "sangat jelas", yaitu untuk menghancurkan angkatan laut Iran, kemampuannya untuk meluncurkan rudal balistik dan merusak "basis industri pertahanan"-nya.
Lihat Juga :