6 Sinyal Perang Iran dan AS Akan Segera Berakhir, Hadirnya Solusi Saling Menguntungkan

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:09 WIB
loading...
6 Sinyal Perang Iran...
Perang Iran dan AS akan segera berakhir karena adanya solusi yang menguntungkan. Foto/X/CENTCOM
A A A
TEHERAN - Iran dan Amerika Serikat semakin dekat untuk menyelesaikan nota kesepahaman 14 poin untuk mengakhiri perang yang dipaksakan, menghentikan agresi maritim Amerika, dan mengamankan pembebasan aset Iran yang diblokir. Itu diungkapkan juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei.

6 Sinyal Perang Iran dan AS Akan Segera Berakhir, Hadirnya Solusi Saling Menguntungkan

1. Mediasi Dilaksanakan oleh Asim Munir

Berbicara dalam wawancara televisi pada hari Sabtu, Baghaei menjelaskan kunjungan satu hari delegasi Pakistan, yang dipimpin oleh Kepala Angkatan Darat Marsekal Lapangan Asim Munir, ke Teheran, memuji peran mediasi Islamabad yang "penting" dalam pembicaraan antara Iran dan AS dalam beberapa minggu terakhir.

“Saat ini kita berada pada tahap finalisasi nota kesepahaman ini. Topik yang dibahas pada tahap ini secara umum berfokus pada pengakhiran perang, penghentian agresi angkatan laut AS – yang mereka sendiri sebut sebagai 'blokade angkatan laut' – dan isu-isu terkait pembebasan aset Iran yang diblokir,” katanya.

Ia menambahkan bahwa tujuan kunjungan delegasi Pakistan adalah untuk melanjutkan pertukaran pesan antara Teheran dan Washington.


2. Iran Mengajukan 14 Poin Tuntutan

Ia menekankan bahwa fokus Iran pada tahap ini tetap sepenuhnya pada pengakhiran perang yang dipaksakan AS-Israel berdasarkan proposal 14 poin Republik Islam, yang telah dibahas bolak-balik beberapa kali.

Ditanya apakah Teheran dan Washington telah semakin dekat dengan kesepakatan atau semakin menjauh setelah pertemuan baru-baru ini antara otoritas Pakistan dan Iran, Baghaei mengatakan Iran tidak dapat sepenuhnya yakin bahwa pendekatan AS tidak akan berubah lagi seperti sebelumnya.

Namun, ia mengakui bahwa setelah beberapa minggu dialog antara kedua pihak, “proses tampaknya bergerak menuju konvergensi pandangan.”

3. Ingin Mencapai Solusi yang Saling Menguntungkan

Baghaei, yang juga juru bicara tim negosiasi Iran, menekankan bahwa "mendekati kesepakatan" bukan berarti Iran dan AS akan segera mencapai kesepahaman. Sebaliknya, ia menjelaskan, itu berarti bahwa "berdasarkan serangkaian parameter, kedua pihak mungkin dapat mencapai solusi yang saling menguntungkan."

Ia menguraikan kerangka kerja negosiasi, dengan mengatakan, "Pendekatan kami adalah pertama-tama menyusun nota kesepahaman yang terdiri dari 14 pasal. Nota kesepahaman itu akan mencakup isu-isu terpenting yang diperlukan untuk mengakhiri perang yang dipaksakan dan hal-hal yang sangat penting bagi kami."

"Selanjutnya, dalam jangka waktu yang wajar yaitu 30 hingga 60 hari, kedua pihak akan membahas detail isu-isu ini dan akhirnya mencapai kesepakatan akhir."

Agresi kriminal AS-Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari dengan serangan udara yang menewaskan pejabat dan komandan senior Iran, termasuk Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Didatangi Jutaan Pelayat,...
Didatangi Jutaan Pelayat, Ini Latar Belakang Ali Khamenei sebagai Keturunan Nabi Muhammad SAW
Tiga Putra Hadir Doakan...
Tiga Putra Hadir Doakan Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Tetap Tak Muncul
Iran Kecam Trump karena...
Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
9 Fakta Diplomasi Ayat...
9 Fakta Diplomasi Ayat Suci Al-Quran pada Pemakaman Khamenei, Kirim Sinyal Bedakan Siapa Sekutu dan Musuh
Makna Pemakaman Ayatollah...
Makna Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Tragis! Putra Mantan...
Tragis! Putra Mantan Miss World Venezuela Ditemukan Meninggal usai 9 Hari Tertimbun Reruntuhan Gempa
Rekomendasi
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Prabowo ke PM Singapura:...
Prabowo ke PM Singapura: Kalau Ada Salah Paham, Kita Selesaikan Terbuka
Kasus Suap Bupati Suhardiman...
Kasus Suap Bupati Suhardiman Amby, KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Kuansing
Berita Terkini
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Kapal Pesiar Supermewah...
Kapal Pesiar Supermewah Diduga Milik Putin Muncul Dikawal Kapal Perang Rusia, Dibuntuti Pasukan NATO
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved