Jet Tempur Siluman F-35 Baru Tiba di Polandia, Hebat Mana dengan Pesawat Su-57 Rusia?
Minggu, 24 Mei 2026 - 10:40 WIB
loading...
Jet tempur siluman F-35 baru tiba di Polandia, bakal jadi pesaing jet tempur siluman Su-57 Rusia. Foto/Defense Feeds
A
A
A
WARSAWA - Jet-jet tempur siluman F-35 baru yang dibeli Polandia telah mendarat di negara NATO itu pada hari Jumat. Pakar militer setempat, Michal Stela, menggambarkan kedatangan mereka sebagai "berita buruk buruk bagi Rusia" meskipun Moskow juga memiliki jet tempur siluman Su-57.
Pada 2020, Polandia menandatangani kesepakatan senilai USD4,6 miliar untuk membeli 32 unit F-35 buatan Amerika Serikat (AS). Pilot-pilot Warsawa telah menjalani pelatihan di AS, dan jet pertama sedianya secara resmi akan diserahkan kepada pasukan Polandia pada bulan Juni.
Baca Juga: Ironi Jet Tempur Siluman F-35: Diklaim Canggih dan Digdaya di Langit, tapi Karatan
Stela, seorang pakar militer dari situs web pertahanan Polandia; Defence24, menggambarkan pembelian tersebut sebagai "kabar baik bagi kami", tetapi tidak begitu baik bagi pasukan Rusia yang terlibat dalam bentrokan geopolitik dengan NATO sejak invasi skala penuh ke Ukraina pada tahun 2022.
“Mulai besok, kami akan memiliki jet tempur di tanah kami yang dapat menyelinap ke timur tanpa terdeteksi, di antara radar Rusia. Sebelumnya, jet tempur kami terlihat. Sekarang mereka akan tidak terlihat,” katanya kepada stasiun televisi TVN24 sehari menjelang kedatangan F-35.
F-35, yang diproduksi oleh pabrikan pertahanan Lockheed Martin, adalah jet tempur generasi kelima terbaru AS dan dioperasikan oleh beberapa anggota NATO.
“Rusia tidak memiliki apa pun seperti F-35,” kata Stela. “Tidak ada yang bisa dibandingkan," ujarnya, tanpa memandang keunggulan dari jet tempur andalan Moskow; Su-57.
Perbandingan F-35 dengan Su-57 yang Sama-sama Jet Generasi Kelima
Sedangkan Su-57 dapat membawa hingga 7,4 ton senjata, termasuk rudal udara-ke-udara, udara-ke-darat, dan anti-kapal. Namun, poin kunci yang menguntungkan Su-57 adalah integrasi drone dan kemampuannya untuk meluncurkan senjata hipersonik, menurut majalah pertahanan AS, National Interest.
Sedangkan Su-57 telah dikerahkan dalam perang Suriah dan Ukraina.
Membandingkan keduanya, laporan National Interest menyatakan: “Intinya adalah kedua pesawat tempur tersebut agak belum teruji dalam kondisi pertempuran udara murni. Su-57 sebagian besar dijauhkan dari pertempuran di Ukraina, sementara F-35 sebenarnya hanya melakukan serangan bom pada target darat.”
Su-57 lebih murah dengan harga USD35 juta hingga USD40 juta, dengan biaya per jam terbang diperkirakan USD25.000. Sanksi yang diterapkan pada Rusia setelah melancarkan invasi skala penuh kemungkinan memperlambat produksinya.
“Sumber-sumber Rusia, seperti Sputnik News, sering melebih-lebihkan kemampuan Su-57 sambil meremehkan kekuatan F-35,” tulisnya untuk lembaga think-tank India, Defense Research and Studies.
“Sebaliknya, sumber-sumber Barat mungkin melebih-lebihkan keunggulan F-35. Kedua belah pihak terlibat dalam bias promosi, jadi klaim-klaim tersebut harus diteliti dengan cermat.”
Pada 2020, Polandia menandatangani kesepakatan senilai USD4,6 miliar untuk membeli 32 unit F-35 buatan Amerika Serikat (AS). Pilot-pilot Warsawa telah menjalani pelatihan di AS, dan jet pertama sedianya secara resmi akan diserahkan kepada pasukan Polandia pada bulan Juni.
Baca Juga: Ironi Jet Tempur Siluman F-35: Diklaim Canggih dan Digdaya di Langit, tapi Karatan
Stela, seorang pakar militer dari situs web pertahanan Polandia; Defence24, menggambarkan pembelian tersebut sebagai "kabar baik bagi kami", tetapi tidak begitu baik bagi pasukan Rusia yang terlibat dalam bentrokan geopolitik dengan NATO sejak invasi skala penuh ke Ukraina pada tahun 2022.
“Mulai besok, kami akan memiliki jet tempur di tanah kami yang dapat menyelinap ke timur tanpa terdeteksi, di antara radar Rusia. Sebelumnya, jet tempur kami terlihat. Sekarang mereka akan tidak terlihat,” katanya kepada stasiun televisi TVN24 sehari menjelang kedatangan F-35.
F-35, yang diproduksi oleh pabrikan pertahanan Lockheed Martin, adalah jet tempur generasi kelima terbaru AS dan dioperasikan oleh beberapa anggota NATO.
“Rusia tidak memiliki apa pun seperti F-35,” kata Stela. “Tidak ada yang bisa dibandingkan," ujarnya, tanpa memandang keunggulan dari jet tempur andalan Moskow; Su-57.
Perbandingan F-35 dengan Su-57 yang Sama-sama Jet Generasi Kelima
1. Pilot
Kedua pesawat sama-sama diterbangkan oleh satu pilot, meskipun akhir pekan lalu Rusia memperkenalkan jet tempur Sukhoi Su-57 Felon 2 tempat duduk pertamanya.2. Kemampuan Siluman
Situs web Defense Watch yang berbasis di AS mengatakan Su-57 berfokus pada kecepatan, kemampuan manuver, dan fleksibilitas multi-peran. Sedangkan F-35, sebaliknya, dibangun berdasarkan kemampuan siluman sejak awal.3. Kecepatan
Su-57 dilaporkan dapat melaju dengan kecepatan dua kali kecepatan suara (Mach 2) sekitar 2.600 km/jam. Sebagai perbandingan, F-35 sedikit lebih lambat dengan kecepatan maksimum 1975 km/jam (Mach 1,6).4. Persenjataan
F-35 dapat membawa amunisi udara-ke-udara dan udara-ke-darat di ruang penyimpanan internal untuk mempertahankan kemampuan siluman, dengan titik pemasangan eksternal untuk muatan tambahan.Sedangkan Su-57 dapat membawa hingga 7,4 ton senjata, termasuk rudal udara-ke-udara, udara-ke-darat, dan anti-kapal. Namun, poin kunci yang menguntungkan Su-57 adalah integrasi drone dan kemampuannya untuk meluncurkan senjata hipersonik, menurut majalah pertahanan AS, National Interest.
5. Pengalaman Tempur
F-35 diterbangkan oleh sekutu NATO termasuk AS, Inggris, Norwegia, dan Denmark. Defense Watch melaporkan bahwa pesawat ini telah digunakan dalam “operasi dunia nyata untuk pengawasan, misi serangan, dan patroli pencegahan.”Sedangkan Su-57 telah dikerahkan dalam perang Suriah dan Ukraina.
Membandingkan keduanya, laporan National Interest menyatakan: “Intinya adalah kedua pesawat tempur tersebut agak belum teruji dalam kondisi pertempuran udara murni. Su-57 sebagian besar dijauhkan dari pertempuran di Ukraina, sementara F-35 sebenarnya hanya melakukan serangan bom pada target darat.”
6. Biaya
F-35 berharga sekitar USD80 juta hingga USD110 juta dengan biaya operasional sekitar USD35.000 per jam terbang.Su-57 lebih murah dengan harga USD35 juta hingga USD40 juta, dengan biaya per jam terbang diperkirakan USD25.000. Sanksi yang diterapkan pada Rusia setelah melancarkan invasi skala penuh kemungkinan memperlambat produksinya.
7. Propaganda
Jayakrishnan N Nair, seorang insinyur kedirgantaraan yang pernah bertugas di Angkatan Laut India selama 25 tahun, mengatakan AS dan Rusia cenderung “melebih-lebihkan” kemampuan mereka sendiri.“Sumber-sumber Rusia, seperti Sputnik News, sering melebih-lebihkan kemampuan Su-57 sambil meremehkan kekuatan F-35,” tulisnya untuk lembaga think-tank India, Defense Research and Studies.
“Sebaliknya, sumber-sumber Barat mungkin melebih-lebihkan keunggulan F-35. Kedua belah pihak terlibat dalam bias promosi, jadi klaim-klaim tersebut harus diteliti dengan cermat.”
(mas)
Lihat Juga :