3 Tahun Berturut-turut, Israel Larang Ribuan Warga Gaza Laksanakan Ibadah Haji
Jum'at, 22 Mei 2026 - 20:02 WIB
loading...
A
A
A
Penutupan Rafah
Sebelum perang, para jemaah dari Gaza melakukan perjalanan melalui penyeberangan Rafah ke Mesir sebelum melanjutkan ke Kairo dan selanjutnya ke Arab Saudi.
Proses tersebut melibatkan koordinasi antara otoritas keagamaan Palestina dan pejabat Mesir dan Saudi.
Namun, Israel menduduki dan menutup sisi Palestina dari penyeberangan Rafah pada Mei 2024, secara efektif memutus Gaza dari satu-satunya jalan keluar langsungnya ke dunia luar.
Meskipun penyeberangan kemudian dibuka kembali untuk kasus medis terbatas, perjalanan warga sipil tetap sangat dibatasi.
Abu Staitah mengatakan kepada Anadolu bahwa upaya terus dilakukan dengan aktor lokal dan internasional untuk memfasilitasi perjalanan, tetapi upaya ini terus menghadapi hambatan besar karena penutupan penyeberangan dan pembatasan yang ketat.
Bagi banyak warga Palestina, ketidakmampuan melaksanakan ibadah haji bukan hanya hambatan logistik tetapi juga dimensi lain dari kehilangan dan ketidakpastian yang berkepanjangan di bawah genosida dan pengepungan yang semakin menyesakkan.
Baca juga: AS Dituding Berencana Dominasi Amerika Latin Sepenuhnya
(sya)
Lihat Juga :