Awalnya Dibatalkan, Trump Kini Kerahkan 5.000 Tentara AS ke Polandia

Jum'at, 22 Mei 2026 - 07:00 WIB
loading...
A A A
Gedung Putih dan Pentagon belum mengklarifikasi apakah “pasukan tambahan” yang dijanjikan Trump adalah brigade yang sama yang rotasinya dihentikan sementara atau pasukan yang ditarik dari Jerman.

Trump berulang kali menuduh anggota NATO Eropa gagal membayar cukup untuk pertahanan mereka, sementara memperlakukan pengerahan pasukan sebagai hadiah atau hukuman politik. Gedung Putih dilaporkan telah menyusun daftar "nakal dan baik" anggota NATO berdasarkan dukungan mereka terhadap kebijakan Washington, termasuk perang AS-Israel melawan Iran.

Washington saat ini memiliki sekitar 80.000 pasukan yang ditempatkan di seluruh Eropa, termasuk lebih dari 38.000 di Jerman, menurut analisis Council on Foreign Relations. Polandia, yang menampung sekitar 10.000 tentara AS, telah menjadi salah satu mitra militer terdekat Washington di Eropa dan "sekutu teladan", menurut Menteri Perang Amerika Pete Hegseth.

Reuters melaporkan awal pekan ini bahwa Pentagon juga berencana untuk "mengurangi secara signifikan" jumlah pasukan dan kemampuan AS yang dapat diandalkan oleh anggota NATO Eropa selama krisis besar di bawah Model Pasukan NATO.

Moskow telah berulang kali mengecam meningkatnya militerisasi Eropa, dengan alasan bahwa pemerintah Barat menggunakan ancaman Rusia yang dibuat-buat untuk membenarkan pengubahan Uni Eropa menjadi blok militer dan untuk mengalihkan perhatian dari masalah domestik.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Iran Ancam Pembalasan...
Iran Ancam Pembalasan Dahsyat ke AS: Tidak Pernah Mereka Bayangkan Sebelumnya
Rekomendasi
Ceramah di Sekolah Alazka,...
Ceramah di Sekolah Alazka, KH Anwar Zahid Minta Orang Tua Dampingi Anak Main HP
PASTI Indonesia Minta...
PASTI Indonesia Minta KPK Soroti Pengelolaan PDRD Raja Ampat Tahun 2025
Kejagung: Febrie Adriansyah...
Kejagung: Febrie Adriansyah Baru Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU Asabri
Berita Terkini
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved