Trump: Negosiasi Berada di Tahap Akhir, AS Serang Iran Jika Gagal Capai Kesepakatan

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:19 WIB
loading...
A A A
“Terlepas dari rekam jejak negatif pihak lain selama satu setengah tahun terakhir, Iran menempuh jalur negosiasi dengan serius dan itikad baik, tetapi memiliki kecurigaan yang kuat dan beralasan atas kinerja Amerika,” kata Baghaei.

Dalam upaya diplomatik terbaru, Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi—yang menjadi tuan rumah satu-satunya putaran pembicaraan perdamaian sejauh ini dan sejak itu menjadi saluran pesan antara kedua pihak—berada di Teheran pada hari Rabu.

Baghaei mengatakan Washington dan Teheran terus bertukar pesan melalui mediasi menteri Pakistan.

Iran mengajukan tawaran baru kepada Amerika Serikat minggu ini. Deskripsi Teheran menunjukkan bahwa tawaran tersebut sebagian besar mengulangi persyaratan yang sebelumnya ditolak oleh Trump, termasuk tuntutan untuk mengendalikan Selat Hormuz, kompensasi atas kerusakan perang, pencabutan sanksi, pelepasan aset yang dibekukan, dan penarikan pasukan AS dari wilayah tersebut.

Trump mengatakan dia membatalkan serangan minggu ini pada menit terakhir sebagai tanggapan atas permintaan dari beberapa negara tetangga Iran di Teluk. Pada hari Selasa, dia mengatakan dia hampir saja memerintahkan serangan.

Kapal Tanker China Keluar Selat Hormuz


Iran sebagian besar telah menutup Selat Hormuz untuk semua kapal selain kapalnya sendiri sejak kampanye AS-Israel dimulai pada bulan Februari, menyebabkan gangguan terbesar terhadap pasokan energi global dalam sejarah. Bulan lalu, AS menanggapi dengan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Iran mengatakan pihaknya bertujuan untuk membuka kembali selat tersebut bagi negara-negara sahabat yang mematuhi persyaratannya. Hal itu berpotensi mencakup biaya akses, yang menurut Washington tidak dapat diterima.

Baghaei mengatakan pada Rabu malam bahwa Iran siap untuk membangun mekanisme dengan Oman untuk memastikan keamanan berkelanjutan di Selat Hormuz.

Dua kapal tanker raksasa China yang bermuatan total sekitar 4 juta barel minyak keluar dari selat pada hari Rabu. Iran telah mengumumkan pekan lalu, saat Trump berada di Beijing untuk sebuah pertemuan puncak, bahwa mereka telah setuju untuk melonggarkan aturan bagi kapal-kapal China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Roy Suryo Ngamuk Sidang...
Roy Suryo Ngamuk Sidang Praperadilannya Disusupi Termul
Berita Terkini
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved