Protes Penculikan oleh Israel, Aktivis Global Sumud Flotilla Mulai Mogok Makan

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:29 WIB
loading...
Protes Penculikan oleh...
Cuplikan layar dari video CCTV menunjukkan pasukan Israel menyerang kapal ‘Alcyone’ dan ‘Girolama’ dari Armada Global Sumud yang menuju Gaza di Laut Mediterania, pada 19 Mei 2026. Foto/Armada Global Sumud/Anadolu Agency
A A A
TEL AVIV - Sebanyak 87 aktivis dari Global Sumud Flotilla memulai mogok makan pada hari Selasa (19/5/2026) sebagai protes terhadap apa yang mereka sebut sebagai penculikan mereka oleh Israel. Aksi ini sebagai bentuk solidaritas dengan lebih dari 9.500 tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.

Dalam unggahan di X, flotilla tersebut mengatakan, untuk kedua kalinya dalam tiga pekan, tentara Israel — yang menurut Zionis mengklaim sebagai “tentara yang paling bermoral” — telah menculik rekan-rekan aktivis dari perairan internasional.

Mereka menambahkan, “Sebagai protes atas penculikan ilegal mereka dan sebagai bentuk solidaritas dengan lebih dari 9.500 sandera Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel, setidaknya 87 peserta flotilla telah berkomitmen melakukan mogok makan sampai mereka dibebaskan.”

Global Sumud Flotilla menyerukan pembebasan semua tahanan yang ditahan oleh otoritas Israel dan mendesak pemerintah mengutuk apa yang mereka sebut sebagai tindakan pembajakan.

Pada Selasa malam, Kementerian Luar Negeri Israel mengkonfirmasi dalam pernyataan bahwa seluruh 430 aktivis yang berada di atas Armada Global Sumud telah ditangkap dan dipindahkan ke kapal-kapal Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
10 Fakta Menarik Argentina...
10 Fakta Menarik Argentina Kalahkan Austria di Piala Dunia 2026: Messi Alien!
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved