Pariwisata Indonesia Memiliki Potensi Ekonomi Besar

Minggu, 20 September 2020 - 21:03 WIB
loading...
Pariwisata Indonesia...
Pariwisata Indonesia Mulai Tumbuh
A A A
JAKARTA - Pariwisata #DiIndonesiaAja berpotensi menjadi sumber pendapatan terbesar setelah pertambangan. Pasalnya pariwisata bertumpu pada kreativitas masyarakat dan sumber daya alam yang bisa dapat diperbarui.

Pariwisata berkelanjutan secara sederhana dapat didefinisikan sebagai pariwisata yang memperhitungkan penuh dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam jangka panjang guna memenuhi kebutuhan pengunjung, industri, lingkungan dan masyarakat setempat.

Konsep pariwisata berkelanjutan dapat diaplikasikan ke semua bentuk aktifitas pariwisata di semua jenis destinasi wisata, termasuk pariwisata massal dan berbagai jenis kegiatan pariwisata lainnya. Konsep pariwisata berkelanjutan menjunjung prinsip keseimbangan lingkungan, ekonomi, dan sosial budaya masyarakat setempat.

Aspek Lingkungan
Konsep pariwisata berkelanjutan adalah bagaimana memanfaatkan secara optimal sumber daya lingkungan yang merupakan elemen kunci dalam pengembangan pariwisata dengan cara mempertahankan siklus ekologi dan turut andil dalam melestarikan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati di suatu destinasi wisata. Tanpa upaya melindungi keberlanjutan ekologi, keseimbangan alam sebagai elemen utama wisata, akan rusak.

Bentuk konkret melindungi keberlanjutan ekologi adalah tidak membuang sampah sembarangan, meminimalisir limbah, serta tidak memburu atau merusak hewan dan tumbuhan yang dapat mengganggu siklus ekologi. Penggunaan sumber daya alam yang efisien dapat menjaga destinasi wisata menjadi bersih dan alami yang pada akhirnya akan berimbas kepada pelaku pariwisata itu sendiri.

Pariwisata Indonesia Memiliki Potensi Ekonomi Besar


Aspek Ekonomi
Menjaga keberlanjutan ekologi akan berkaitan langsung dengan ekonomi. Tanpa ekologi yang terjaga dalam jangka panjang secara otomatis kegiatan ekonomi akan terganggu. Alam yang rusak tentu tidak akan menarik lagi sebagai destinasi wisata, sehingga pada gilirannya menghentikan kegiatan ekonomi dan memutus pendapatan bagi masyarakat. Bagaimana akan mendapatkan penghasilan bila obyek wisata rusak?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kawanan Anakan Orangutan,...
Kawanan Anakan Orangutan, Sensasi Tersendiri di Taman Nasional Tanjung Puting
Raja Ampat, Daya Pikat...
Raja Ampat, Daya Pikat Laut yang Memukau
Dengan Protokol Kesehatan...
Dengan Protokol Kesehatan Ketat, Hotel dan Mal di Jakarta Tetap Buka
100 Jenama Indonesia...
100 Jenama Indonesia Unjuk Gigi di MASA Singapore 2026, Astra Dorong Kolaborasi Bersama
Cetak Inovator Digital...
Cetak Inovator Digital Muda Indonesia, Timedoor Academy Gelar Young Coders World Cup 2025
Pelatihan Gig Economy...
Pelatihan Gig Economy dan AI Challenge Diluncurkan, Kementerian Ekraf Harap Buka Lapangan Kerja untuk Gen Z
Helikopternya Jatuh,...
Helikopternya Jatuh, Komandan Angkatan Laut AS Tewas di Laut Arab
Jerman Terpanggang,...
Jerman Terpanggang, Gelombang Panas Tewaskan 5.120 Orang
Rekomendasi
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
Polri Belum Tetapkan...
Polri Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
Berita Terkini
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved