Rusia dan Sekutunya Latihan Nuklir Gabungan, Klaim Tak Ditujukan terhadap Negara Lain

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:50 WIB
loading...
Rusia dan Sekutunya...
Rusia dan sekutunya, Belarusia, gelar latihan nuklir gabungan. Manuver ini diklaim tak ditujukan terhadap pihak ketiga. Foto/Kementerian Pertahanan Rusia
A A A
MOSKOW - Rusia dan sekutunya, Belarusia, telah meluncurkan latihan nuklir gabungan yang dimulai pada Senin. Kementerian Pertahanan Belarusia mengeklaim manuver ini sudah terjadwal dan tidak ditujukan terhadap negara lain atau pihak ketiga.

Latihan berlangsung di Belarusia, dengan fokus pada penempatan pasukan tersembunyi, manuver serangan jarak jauh, dan pelatihan kemampuan pasukan untuk mempersiapkan peluncuran dari lokasi yang tidak terjadwal.

Baca Juga: Kremlin Bilang Rusia Tak Dapat Diancam Berkat Senjata Nuklir

Rusia telah menempatkan senjata nuklir di Belarusia pada tahun 2023 atas permintaan yang berulang kali dari Minsk. Rusia juga mengerahkan sistem rudal hipersonik Oreshnik yang mampu membawa hulu ledak nuklir di sana tahun lalu. Kepemimpinan Belarusia menyebut kebijakan agresif Barat sebagai alasan untuk langkah-langkah tersebut.

Kementerian Pertahanan Belarusia mengatakan latihan nuklir gabungan ini melibatkan pasukan rudal dan Angkatan Udara. Unit-unit militer Belarusia dan Rusia berlatih mengirimkan senjata ke lokasi peluncuran simulasi dan mempersiapkan penggunaannya dalam pertempuran.

"Latihan ini merupakan aktivitas pelatihan terjadwal dan tidak ditujukan terhadap pihak ketiga mana pun serta tidak menimbulkan ancaman terhadap keamanan regional,” kata kementerian tersebut, seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (19/5/2026).

Awal tahun ini, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan bahwa Minsk tidak punya pilihan lain selain memperkuat pertahanan, menunjuk pada peningkatan militer yang berkelanjutan di negara-negara NATO Eropa, khususnya Polandia.

Pada akhir April, media Polandia melaporkan bahwa Warsawa dan Paris merencanakan latihan militer gabungan yang melibatkan simulasi serangan konvensional dan nuklir terhadap Rusia dan Belarusia. Laporan tersebut muncul beberapa hari setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengumumkan pendalaman kerja sama militer, dengan alasan adanya “ancaman Rusia.”

“Kerja sama kita, baik di bidang nuklir maupun dalam latihan gabungan adalah kerja sama yang tidak mengenal batas,” kata Tusk saat itu.

Macron juga tidak mengesampingkan kemungkinan mengerahkan pesawat tempur Prancis yang mampu membawa senjata nuklir ke Polandia, sambil menjanjikan "kemajuan konkret" di bidang kerja sama nuklir dalam beberapa bulan mendatang.

Moskow telah berulang kali menyatakan bahwa mereka tidak berniat menyerang NATO dan menolak tuduhan tersebut sebagai "omong kosong".

Kremlin juga mengatakan bulan lalu bahwa rencana latihan nuklir Prancis-Polandia yang dilaporkan hanya "menunjukkan aspirasi Eropa untuk militerisasi dan nuklirisasi lebih lanjut" yang tidak berkontribusi pada keamanan di benua itu.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Ken Bates Mantan Bos...
Ken Bates Mantan Bos Chelsea Meninggal di Usia 94 Tahun, Pernah Beli The Blues Seharga 1 Pound Sterling
Rekomendasi
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
Polda Metro dan Kejari...
Polda Metro dan Kejari Jaksel Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan ke-2 Hari Ini, Roy Suryo Siap Dengarkan Jawaban Polda Metro Jaya
Berita Terkini
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved