5 Alasan Negara-negara Arab Tolak Rencana Trump Menyerang Iran Lagi

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:40 WIB
loading...
A A A

2. Pembukaan Selat Hormuz

“Dari perspektif mereka, pembukaan Selat Hormuz dan penanganan program rudal Iran, yang telah meluncurkan ribuan rudal ke negara-negara Teluk, adalah isu inti yang sedang dihadapi,” kata Thafer kepada Al Jazeera.

“Ada perbedaan dalam urutan prioritas antara apa yang dicari Presiden Trump dan apa yang dicari para pemimpin negara-negara Teluk,” katanya.

“Tetapi, tentu saja, tidak menguntungkan kepentingan mereka untuk berada dalam konflik intensitas tinggi yang membayangi… atau bahkan situasi yang mereka alami saat ini, yaitu keadaan limbo dengan konflik intensitas rendah.”

3. Tidak Mau Didikte Keinginan Israel

Itu menurut Matt Duss, wakil presiden eksekutif di Center for International Policy, sebuah lembaga think tank yang berbasis di AS.

Tuntutan Trump agar Iran menyetujui pengayaan uranium nol, tulis Duss di X, adalah "racun yang dipaksakan kepadanya" oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan "para penghasut perang" di ibu kota AS yang "menginginkan perang".

"Kesepakatan akan mungkin terjadi ketika Trump membalikkan kesalahan itu," kata Duss.

4. Tidak Ada Pilihan Militer yang Baik

Henry Ensher, mantan duta besar AS untuk Aljazair, mengatakan Trump menghadapi tekanan besar untuk tidak melancarkan serangan lebih lanjut terhadap Iran “karena tidak ada pilihan militer yang baik”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
Saat Prancis Hujan Rekor...
Saat Prancis Hujan Rekor di Laga Kedua Grup I Piala Dunia 2026
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Berita Terkini
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Infografis
Negara-Negara Arab Kompak...
Negara-Negara Arab Kompak Menolak Bantu AS Serang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved