Presiden Iran Tuding AS dan Israel Gunakan Berbagai Proyek untuk Mengadu Domba Umat Muslim

Senin, 18 Mei 2026 - 17:25 WIB
loading...
Presiden Iran Tuding...
Presiden Iran Masoud Pezeshkian tuding AS dan Israel gunakan berbagai proyek untuk adu domba umat Islam. Foto/Press TV
A A A
TEHERAN - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan Amerika Serikat dan rezim Israel berupaya mengejar proyek-proyek yang memecah belah dan menyebabkan ketidakpercayaan untuk mengadu domba negara-negara Muslim satu sama lain.

Dalam pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi di Teheran pada hari Minggu, Pezeshkian mengatakan kebijakan prinsip Iran didasarkan pada perluasan hubungan persahabatan dengan negara-negara tetangga, khususnya negara-negara pesisir Teluk Persia.

“Republik Islam Iran berupaya menjalin hubungan yang ramah, stabil, dan berkelanjutan berdasarkan hubungan bertetangga yang baik dengan negara-negara Muslim di kawasan ini, tetapi Amerika Serikat dan rezim Zionis (Israel) selalu berusaha, melalui proyek-proyek yang memecah belah dan menciptakan ketidakpercayaan, untuk mengadu domba negara-negara Muslim satu sama lain,” tambahnya, dilansir Press TV.

Ia menyampaikan apresiasi atas peran Pakistan dalam menengahi kesepakatan gencatan senjata antara Teheran dan Washington 40 hari setelah perang agresi AS-Israel terhadap Iran. Ia berharap upaya diplomatik dan politik ini akan memperkuat perdamaian, stabilitas, dan keamanan yang langgeng di kawasan tersebut.



Presiden mengutuk agresi militer AS-Israel terhadap Iran dan kemartiran Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, beberapa komandan berpangkat tinggi, menteri, mahasiswa yang tidak bersalah, dan warga sipil sebagai “kejahatan berat yang melanggar semua norma kemanusiaan, hukum, dan internasional.”

Ia menekankan bahwa tidak ada hati nurani yang sadar dan bebas di dunia yang dapat menerima tindakan kriminal semacam itu.

Menunjuk pada tujuan jahat di balik agresi AS dan Israel, Pezeshkian mengatakan bahwa mereka terutama berupaya menciptakan ketidakstabilan internal dan melemahkan atau menggulingkan rezim Islam—tetapi mereka tidak pernah membayangkan bahwa bangsa Iran yang agung, mulia, dan sadar akan berdiri di samping negara mereka dengan koherensi dan kekuatan.

Ia lebih lanjut mencatat bahwa AS dan Israel melakukan tindakan terorganisir yang bertujuan untuk menyusupkan elemen teroris bersenjata dari perbatasan barat laut dan tenggara Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Jemaah Umrah Perlu Tahu!...
Jemaah Umrah Perlu Tahu! Ini Waktu Masuk Hijr Ismail untuk Perempuan dan Laki-Laki
Rekomendasi
Penampakan Razman Nasution...
Penampakan Razman Nasution Pakai Peci dan Sarung saat Dijebloskan ke Lapas Cipinang
Bangun Ketahanan Pangan,...
Bangun Ketahanan Pangan, Kakanwil Ditjenpas Jakarta Panen Telur Ayam di Lapas Salemba
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Streaming VISION+
Berita Terkini
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved