Tak Peduli UEA Marah Besar, Publikasi Kunjungan Rahasia Netanyahu untuk Raih Dukungan di Dalam Negeri

Senin, 18 Mei 2026 - 16:20 WIB
loading...
Tak Peduli UEA Marah...
Tak peduli UEA marah besar, publikasi kunjungan rahasia PM Israel Benjamin Netanyahu untuk raih dukungan di dalam negeri. Foto/X
A A A
TEL AVIV - Keputusan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk mempublikasikan kunjungannya ke Uni Emirat Arab selama masa perang — sebuah perjalanan yang dilaporkan diminta oleh UEA untuk dirahasiakan dan yang secara terbuka dibantah oleh Abu Dhabi — didorong oleh kekhawatiran politik internal atas rencana perjalanan ke negara Teluk tersebut oleh mantan Perdana Menteri Naftali Bennett, demikian laporan pada hari Minggu.

Pada hari Rabu, Netanyahu mengatakan bahwa ia telah secara diam-diam mengunjungi UEA selama perang AS-Israel dengan Iran dan bertemu dengan Presiden UEA Sheikh Mohammed bin Zayed, menambahkan bahwa hal ini menghasilkan "terobosan bersejarah" dalam hubungan bilateral. Namun, UEA membantah klaim tersebut, menyebut pernyataan dari kantor Netanyahu "sama sekali tidak berdasar."

Perjalanan tersebut akan menjadi kunjungan pertama Netanyahu ke UEA sejak menormalisasi hubungan dengan Abu Dhabi dalam Perjanjian Abraham 2020, karena kunjungan yang diharapkan sebelumnya gagal terwujud.

Channel 12 melaporkan pada hari Minggu bahwa para pejabat Uni Emirat Arab secara eksplisit meminta agar pertemuan tersebut tetap dirahasiakan dan marah atas keputusan Netanyahu untuk mengungkapkannya, yang memicu krisis diplomatik antara kedua negara meskipun hubungan semakin membaik.



Laporan tersebut mengatakan Netanyahu memutuskan untuk mengungkapkan kunjungan tersebut setelah mengetahui bahwa Bennett diperkirakan akan melakukan perjalanan ke UEA pada hari berikutnya untuk pertemuan dengan bin Zayed dan para pejabat senior Uni Emirat Arab.

Bennett dianggap sebagai saingan utama Netanyahu dalam pemilihan Knesset tahun ini. Kini kembali ke dunia politik sebagai kepala partai baru bernama Together, Bennett menggulingkan perdana menteri pada tahun 2021 dengan bergabung dengan partai-partai sentris dan sayap kiri, serta sebuah partai Arab, sebelum beristirahat dari politik setelah pemerintahan tersebut runtuh pada tahun 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Jawaban untuk Kenyamanan...
Jawaban untuk Kenyamanan Menginap Melalui Pilihan Hotel-Hotel Favorit
MNC Licensing Ajak Keluarga...
MNC Licensing Ajak Keluarga Merayakan Liburan Sekolah Bersama Shaun the Sheep Holiday in My Hometown di Pakuwon Mall Solo
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Berita Terkini
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Infografis
Mayoritas Warga Israel...
Mayoritas Warga Israel Tak Percaya Cara Netanyahu di Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved