Israel Bangun 2 Pangkalan Militer Rahasia di Irak untuk Menyerang Iran
Senin, 18 Mei 2026 - 15:04 WIB
loading...
A
A
A
“Ini menunjukkan pengabaian yang terang-terangan terhadap kedaulatan Irak, pemerintah dan pasukannya, serta terhadap martabat rakyat Irak,” kata Waad al-Kadu, seorang anggota parlemen Irak, kepada Times.
Mengutip pejabat regional, NYT melaporkan bahwa pangkalan tersebut "sudah ada sebelum perang AS-Israel saat ini melawan Iran" dan digunakan selama perang 12 hari melawan negara itu pada Juni tahun lalu. Pos terdepan itu "digunakan oleh Israel untuk dukungan udara, pengisian bahan bakar, dan untuk memberikan perawatan medis".
NYT melaporkan bahwa AS telah mengetahui keberadaan pangkalan Israel tersebut, yang kemungkinan berarti Washington "telah menyembunyikan fakta dari Irak bahwa pasukan musuh berada di wilayahnya".
Surat kabar itu mengatakan pangkalan ini terpisah dari pos terdepan yang dilaporkan sebelumnya, yang menurut The Wall Street Journal telah dibangun tepat sebelum perang AS-Israel melawan Iran dimulai dan yang menampung pasukan khusus dan berfungsi sebagai pusat logistik untuk angkatan udara Israel.
Tidak ada komentar langsung dari Irak mengenai laporan tersebut.
Namun sebelumnya pada hari Minggu, Sabah al-Numan, juru bicara panglima tertinggi angkatan bersenjata Irak, mengatakan negara itu tidak akan mengizinkan wilayahnya digunakan sebagai "landasan peluncuran" untuk serangan terhadap negara lain.
Mengutip pejabat regional, NYT melaporkan bahwa pangkalan tersebut "sudah ada sebelum perang AS-Israel saat ini melawan Iran" dan digunakan selama perang 12 hari melawan negara itu pada Juni tahun lalu. Pos terdepan itu "digunakan oleh Israel untuk dukungan udara, pengisian bahan bakar, dan untuk memberikan perawatan medis".
NYT melaporkan bahwa AS telah mengetahui keberadaan pangkalan Israel tersebut, yang kemungkinan berarti Washington "telah menyembunyikan fakta dari Irak bahwa pasukan musuh berada di wilayahnya".
Surat kabar itu mengatakan pangkalan ini terpisah dari pos terdepan yang dilaporkan sebelumnya, yang menurut The Wall Street Journal telah dibangun tepat sebelum perang AS-Israel melawan Iran dimulai dan yang menampung pasukan khusus dan berfungsi sebagai pusat logistik untuk angkatan udara Israel.
Tidak ada komentar langsung dari Irak mengenai laporan tersebut.
Namun sebelumnya pada hari Minggu, Sabah al-Numan, juru bicara panglima tertinggi angkatan bersenjata Irak, mengatakan negara itu tidak akan mengizinkan wilayahnya digunakan sebagai "landasan peluncuran" untuk serangan terhadap negara lain.
(ahm)
Lihat Juga :