Israel Bangun 2 Pangkalan Militer Rahasia di Irak untuk Menyerang Iran

Senin, 18 Mei 2026 - 15:04 WIB
loading...
Israel Bangun 2 Pangkalan...
Israel bangun dua pangkalan militer rahasia di Irak untuk menyerang Iran. Foto/X/@China_TVv
A A A
BAGHDAD - Israel membangun dua pangkalan rahasia di Irak untuk membantu perangnya dengan Iran, dan seorang tentara Irak dan seorang warga sipil tewas untuk melindungi instalasi militer rahasia tersebut. Itu dilaporkan The New York Times pada hari Minggu.

Awal bulan ini, The Wall Street Journal melaporkan bahwa Israel telah membangun satu pangkalan di gurun barat Irak untuk digunakan dalam perang AS-Israel dengan Iran yang dimulai pada akhir Februari. Tak lama kemudian, apa yang tampak seperti landasan udara darurat di dasar danau kering, sekitar 180 kilometer (112 mil) barat daya kota Karbala, ditemukan oleh analis intelijen sumber terbuka dalam citra satelit yang diambil beberapa hari sebelum perang.

Namun, pejabat Irak mengatakan kepada Times bahwa Israel juga memiliki pangkalan lain di sana, yang digunakan selama perang Juni 2025 dengan Iran serta konflik tahun ini.

Israel mulai membangun pangkalan itu pada akhir tahun 2024, menurut seorang pejabat regional. Laporan Times mengatakan AS mengetahui keberadaan pangkalan itu, dan bahwa pangkalan itu tidak lagi beroperasi.



Menurut laporan tersebut, Israel membangun pangkalan-pangkalan itu untuk mengurangi waktu penerbangan untuk serangan di Iran, menyediakan perawatan medis, dan membantu dalam logistik dan bentuk dukungan lainnya untuk Angkatan Udara Israel. Mereka juga menampung pasukan khusus dan tim pencarian dan penyelamatan yang siap bertindak jika ada pilot Israel yang ditembak jatuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
Mobil Dibom Israel,...
Mobil Dibom Israel, Jubir Hamas Lolos dari Pembunuhan
Rekomendasi
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Pemprov Jabar Selangkah Lagi Amankan Aset SMAN 1 Bandung
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved