Ini 5 Syarat AS untuk Iran, Salah Satunya Serahkan 400 Kg Uranium
Senin, 18 Mei 2026 - 08:23 WIB
loading...
A
A
A
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baqaei menuduh AS menggunakan diplomasi sebagai kedok untuk tujuan militer.
Esmail menuduh bahwa AS dan Israel secara keliru mengeklaim bahwa mereka bertindak untuk melindungi perdamaian dan stabilitas di pasar energi global, tetapi pada kenyataannya, mereka bertanggung jawab atas terciptanya ketidakstabilan dan konflik.
"Ini adalah taktik sinis mereka yang sudah biasa: menciptakan krisis dan perang, kemudian meningkatkannya lebih lanjut di bawah panji mulia 'memulihkan stabilitas' dan 'membela perdamaian'. Mereka menciptakan kehancuran dan menyebutnya perdamaian," tulisnya di X, Senin (18/5/2026).
"Kebohongan besar berikutnya yang diluncurkan untuk membenarkan 'perang pilihan' ilegal mereka adalah klaim bahwa mereka 'melestarikan perdamaian dan stabilitas di pasar energi global'," lanjut dia.
"Namun kenyataannya, justru tindakan provokasi perang yang gegabah dari rezim AS dan Israel-lah yang menghancurkan harapan yang ada."
Esmail menuduh bahwa AS dan Israel secara keliru mengeklaim bahwa mereka bertindak untuk melindungi perdamaian dan stabilitas di pasar energi global, tetapi pada kenyataannya, mereka bertanggung jawab atas terciptanya ketidakstabilan dan konflik.
"Ini adalah taktik sinis mereka yang sudah biasa: menciptakan krisis dan perang, kemudian meningkatkannya lebih lanjut di bawah panji mulia 'memulihkan stabilitas' dan 'membela perdamaian'. Mereka menciptakan kehancuran dan menyebutnya perdamaian," tulisnya di X, Senin (18/5/2026).
"Kebohongan besar berikutnya yang diluncurkan untuk membenarkan 'perang pilihan' ilegal mereka adalah klaim bahwa mereka 'melestarikan perdamaian dan stabilitas di pasar energi global'," lanjut dia.
"Namun kenyataannya, justru tindakan provokasi perang yang gegabah dari rezim AS dan Israel-lah yang menghancurkan harapan yang ada."
Lihat Juga :