Setelah Trump, Presiden Putin Akan Berkunjung ke China, Ada Apa Gerangan?
Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:04 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun keduanya bukan sekutu militer formal, mereka mempertahankan hubungan politik dan ekonomi yang sangat erat, dengan China turun tangan untuk membeli minyak dan barang-barang Rusia setelah negara-negara Barat memutuskan hubungan dengan Moskow.
Sebelum kunjungan empat hari ke China Agustus lalu, Putin mengecam sanksi Barat yang "diskriminatif" dan memuji Beijing.
China kini menjadi mitra dagang terbesar Rusia berdasarkan volume, dan transaksi hampir seluruhnya dilakukan dalam rubel Rusia dan yuan China, kata Putin saat itu.
Bulan lalu, Xi mendesak "koordinasi strategis yang lebih erat dan kuat" antara Beijing dan Moskow dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.
Xi juga mengunjungi Rusia pada Mei tahun lalu dan berjanji untuk mendukung Moskow melawan "unilateralisme dan intimidasi hegemonik".
Sebelum kunjungan empat hari ke China Agustus lalu, Putin mengecam sanksi Barat yang "diskriminatif" dan memuji Beijing.
China kini menjadi mitra dagang terbesar Rusia berdasarkan volume, dan transaksi hampir seluruhnya dilakukan dalam rubel Rusia dan yuan China, kata Putin saat itu.
Bulan lalu, Xi mendesak "koordinasi strategis yang lebih erat dan kuat" antara Beijing dan Moskow dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.
Xi juga mengunjungi Rusia pada Mei tahun lalu dan berjanji untuk mendukung Moskow melawan "unilateralisme dan intimidasi hegemonik".
(ahm)
Lihat Juga :