Diancam Trump, Taiwan: Kita Adalah Negara Merdeka

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:20 WIB
loading...
Diancam Trump, Taiwan:...
Diancam Presiden AS Donald Trump, Taiwan mengklaim sebagai negara merdeka. Foto/X/@TaiwanNews247
A A A
TAIPEI - Taiwan mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka adalah negara "merdeka", beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan pulau demokratis itu agar tidak mendeklarasikan kemerdekaan formal.

"Taiwan adalah negara demokratis yang berdaulat dan merdeka dan tidak tunduk kepada Republik Rakyat China," kata kementerian luar negeri Taiwan dalam sebuah pernyataan, dilansir Al Arabiya.

Kementerian juga menegaskan bahwa penjualan senjata AS adalah bagian dari komitmen keamanan Washington kepada Taiwan, setelah Trump mengisyaratkan bahwa ia sedang mempertimbangkan masalah tersebut.

“Mengenai penjualan senjata Taiwan-AS, ini bukan hanya komitmen keamanan AS kepada Taiwan yang secara jelas tercantum dalam Undang-Undang Hubungan Taiwan, tetapi juga bentuk pencegahan bersama terhadap ancaman regional,” kata kementerian tersebut.



Pernyataan Taiwan tersebut muncul sehari setelah Trump menyelesaikan kunjungannya ke Beijing di mana Presiden Tiongkok Xi Jinping mendesaknya untuk tidak mendukung pulau yang memerintah sendiri tersebut, yang diklaim Tiongkok sebagai bagian dari wilayahnya.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump memperingatkan Taiwan yang memerintah sendiri agar tidak mendorong kemerdekaan formal, setelah ia membahas isu sensitif tersebut dengan mitranya dari China, Xi Jinping, di Beijing.

“Kami tidak ingin berperang, dan jika Anda mempertahankannya seperti sekarang, saya pikir China akan baik-baik saja dengan itu,” kata Trump kepada Bret Baier dari Fox News dalam sebuah wawancara.

“Tetapi kami tidak ingin seseorang mengatakan, ‘mari kita merdeka karena Amerika Serikat mendukung kita.’”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
AS Rilis Paspor Edisi...
AS Rilis Paspor Edisi Terbatas Bergambar Trump, Begini Wujudnya
Rekomendasi
Ducati Kenalkan Panigale...
Ducati Kenalkan Panigale V4 Márquez 2025 World Champion Replica
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Berita Terkini
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Infografis
Daftar Lengkap 14 Negara...
Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved