Norwegia Bela Larangan Jual Rudal Canggih ke Malaysia Meski Anwar Ibrahim Marah
Jum'at, 15 Mei 2026 - 19:35 WIB
loading...
A
A
A
Malaysia menandatangani kesepakatan untuk sistem rudal anti-kapal NSM pada tahun 2018 dengan Kongsberg Defense & Aerospace AS dari Norwegia. Rudal tersebut dimaksudkan untuk mempersenjatai kelas kapal tempur pesisir baru Malaysia di bawah program modernisasi Angkatan Laut yang lebih luas.
Anwar mengatakan pada hari Kamis bahwa dia menyampaikan protes keras Malaysia selama panggilan telepon dengan Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Støre. Dia mengatakan langkah Oslo akan merugikan kesiapan operasional Malaysia dan menimbulkan keraguan tentang keandalan mitra pertahanan Eropa jika perjanjian yang telah ditandatangani dapat dibatalkan secara sepihak.
"Kontrak bukanlah kertas konfeti yang bisa dihamburkan seenaknya," kata Anwar.
"Jika pemasok pertahanan Eropa berhak untuk mengingkari kontrak tanpa hukuman, nilai mereka sebagai mitra strategis akan hilang begitu saja," kesalnya.
Kementerian Luar Negeri Norwegia mengatakan Store telah menjelaskan keputusan Norwegia kepada Anwar selama percakapan telepon mereka. Terlepas dari pembatasan tersebut, kementerian itu mengatakan Norwegia "sangat menghargai hubungannya dengan Malaysia" dan berharap dapat melanjutkan kerja sama dan dialog konstruktif dengan pihak berwenang Malaysia.
Anwar mengatakan pada hari Kamis bahwa dia menyampaikan protes keras Malaysia selama panggilan telepon dengan Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Støre. Dia mengatakan langkah Oslo akan merugikan kesiapan operasional Malaysia dan menimbulkan keraguan tentang keandalan mitra pertahanan Eropa jika perjanjian yang telah ditandatangani dapat dibatalkan secara sepihak.
"Kontrak bukanlah kertas konfeti yang bisa dihamburkan seenaknya," kata Anwar.
"Jika pemasok pertahanan Eropa berhak untuk mengingkari kontrak tanpa hukuman, nilai mereka sebagai mitra strategis akan hilang begitu saja," kesalnya.
Kementerian Luar Negeri Norwegia mengatakan Store telah menjelaskan keputusan Norwegia kepada Anwar selama percakapan telepon mereka. Terlepas dari pembatasan tersebut, kementerian itu mengatakan Norwegia "sangat menghargai hubungannya dengan Malaysia" dan berharap dapat melanjutkan kerja sama dan dialog konstruktif dengan pihak berwenang Malaysia.
(mas)
Lihat Juga :