Trump Klaim Xi akan Bantu Buka Selat Hormuz dan Tak Kirim Peralatan Militer ke Iran

Jum'at, 15 Mei 2026 - 07:27 WIB
loading...
Trump Klaim Xi akan...
Presiden AS Donald Trump bertemu Presiden China Xi Jinping. Foto/gulfnews
A A A
BEIJING - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Presiden China Xi Jinping berjanji kepadanya bahwa Tiongkok tidak akan mengirim bantuan militer ke Iran. Para pemimpin tersebut mengadakan pembicaraan di Beijing pada hari Kamis (14/5/2026), menandai kunjungan pertama presiden AS ke China sejak 2017.

Para pejabat AS berupaya membujuk China untuk membantu menekan Iran agar menyetujui persyaratan perdamaian AS dan membuka kembali Selat Hormuz, yang ditutup Teheran untuk "kapal musuh" sebagai tanggapan terhadap serangan udara AS dan Israel.

“Dia mengatakan dia tidak akan memberikan peralatan militer. Itu pernyataan besar,” ujar Trump kepada Fox News.

Dia menambahkan bahwa China ingin Selat Hormuz tetap terbuka karena mereka mengimpor minyak dari wilayah tersebut.

“Dia mengatakan mereka membeli banyak minyak mereka di sana, dan mereka ingin terus melakukannya,” kata Trump.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan kepada NBC News bahwa “pihak China mengatakan mereka tidak mendukung militerisasi Selat Hormuz.”

Dia menambahkan Beijing tidak mendukung Iran untuk mengenakan bea masuk pada kapal yang melewati jalur air tersebut.

Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan kepada CNBC bahwa China “akan bekerja di balik layar” untuk membantu memulihkan akses ke selat tersebut.

Media Iran melaporkan pada hari Kamis bahwa beberapa kapal China telah diizinkan untuk berlayar melalui selat tersebut, karena para pejabat bersikeras bahwa kapal komersial dari negara-negara sahabat dapat melewatinya asalkan mereka mengikuti instruksi dari militer Iran.

Dalam pidato pembukaannya sebelum pertemuan dengan Trump, Xi menekankan perlunya kedua negara adidaya untuk bekerja sama di bidang-bidang di mana mereka memiliki kepentingan bersama, tanpa secara langsung menyebutkan krisis Timur Tengah.

Kementerian Luar Negeri China telah mengutuk sanksi AS yang “ilegal” terhadap bisnis-bisnis China yang dituduh membantu Iran, sementara pemerintah memerintahkan perusahaan-perusahaan tersebut untuk tidak mematuhinya.

AS telah mempertahankan blokade pelabuhan Iran, dengan Komando Pusat AS mengatakan telah mengalihkan 72 kapal dan menonaktifkan empat kapal lainnya sejak 13 April.

Baca juga: Pemerintah Negara Anggota NATO Runtuh setelah Insiden Drone Kamikaze Ukraina
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Berita Terkini
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Infografis
Khamenei: Negosiasi...
Khamenei: Negosiasi dengan AS Tak akan Selesaikan Masalah Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved