Rubio Akui AS Berupaya Bujuk China untuk Tekan Iran

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:07 WIB
loading...
Rubio Akui AS Berupaya...
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Foto/anadolu
A A A
BEIJING - Amerika Serikat (AS) berencana membujuk China untuk menekan Iran agar memberikan konsesi dalam konflik Timur Tengah. Pernyataan itu diungkap Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio seiring pertemuan antara para pemimpin kedua negara di Beijing.

Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping mengadakan pembicaraan pada hari Kamis, dengan diskusi yang mencakup blokade Selat Hormuz dan masalah Taiwan.

“Adalah kepentingan mereka untuk menyelesaikan ini,” kata Rubio kepada pembawa acara Fox News Sean Hannity di atas pesawat Air Force One dalam perjalanan ke China.

Dia menjelaskan, “Kami berharap dapat meyakinkan mereka untuk memainkan peran yang lebih aktif dalam membuat Iran menghentikan apa yang mereka lakukan sekarang dan coba lakukan sekarang di Teluk Persia.”

Rubio berpendapat membantu AS pada akhirnya akan menguntungkan ekonomi China yang berorientasi ekspor.

“Ekonomi sedang runtuh karena krisis di Selat ini. Mereka akan membeli lebih sedikit produk China dan ekspor China akan turun drastis,” kata Rubio.

China mengutuk perang melawan Iran sebagai ilegal menurut hukum internasional. Mereka juga menolak sanksi AS yang menargetkan kilang minyak dan perusahaan satelit China yang dituduh membantu Iran.

Sebagai tanggapan, China memerintahkan perusahaan-perusahaan domestik untuk tidak mematuhi sanksi tersebut.

Baca juga: Rusia: AS-Israel Serang Iran untuk Cegah Normalisasi Hubungan Teheran dengan Negara-negara Arab
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Banjir Hancurkan Peternakan,...
Banjir Hancurkan Peternakan, Lepaskan Hampir 900 Ular Termasuk Kobra ke Permukiman
Caplok Tanah Palestina,...
Caplok Tanah Palestina, Israel Bangun 34 Permukiman Baru Rogoh Rp7,8 Triliun
Rekomendasi
Mensesneg Benarkan Kuntadi...
Mensesneg Benarkan Kuntadi Diusulkan Jadi Calon Jampidsus: Iya, Kalau Berdasarkan Suratnya
Prancis Terhenti di...
Prancis Terhenti di Semifinal, Macron: Terima Kasih Les Bleus
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Berita Terkini
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved