Negara NATO Ini Tiba-tiba Larang Jual Rudal Canggih ke Malaysia, PM Anwar Ibrahim Marah
Kamis, 14 Mei 2026 - 12:34 WIB
loading...
A
A
A
Pemimpin Malaysia itu juga mempertanyakan keandalan pemasok pertahanan Eropa secara lebih luas, dan menyatakan bahwa langkah tersebut dapat merusak kepercayaan dalam kemitraan strategis di masa depan.
“Kontrak yang telah ditandatangani adalah instrumen yang sakral. Kontrak tersebut bukanlah potongan kertas yang bisa dihamburkan seenaknya,” kata Anwar.
“Jika pemasok pertahanan Eropa berhak untuk mengingkari kontrak tanpa hukuman, nilai mereka sebagai mitra strategis akan hilang begitu saja," imbuh dia.
“Kontrak yang telah ditandatangani adalah instrumen yang sakral. Kontrak tersebut bukanlah potongan kertas yang bisa dihamburkan seenaknya,” kata Anwar.
“Jika pemasok pertahanan Eropa berhak untuk mengingkari kontrak tanpa hukuman, nilai mereka sebagai mitra strategis akan hilang begitu saja," imbuh dia.
(mas)
Lihat Juga :