Trump Bilang Sudah Kendalikan Iran, tapi AS Minta Bantuan China untuk Akhiri Perang

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:17 WIB
loading...
A A A
“Kedua pihak tidak akan membuat banyak kemajuan pada dua isu kebijakan luar negeri utama,” kata Lewis.

“Trump akan menekan China untuk membantunya dalam masalah Iran. Mereka [China] akan enggan. China akan menekan Trump untuk membuat konsesi terkait Taiwan. Kita akan lihat apa yang akan kita dapatkan dari itu," paparnya.

Di Washington, politik perang menjadi lebih rumit. Pada hari Rabu, Partai Republik di Senat kembali memblokir rancangan undang-undang yang diusung Partai Demokrat untuk menghentikan permusuhan di Iran—tetapi Senator Republik Alaska, Lisa Murkowski, menentang partainya sendiri, menjadi anggota Partai Republik ketiga di Senat yang memilih menentang kelanjutan perang.

China adalah pembeli minyak Iran terbesar, namun Trump telah berusaha untuk mengecilkan anggapan bahwa dia akan menekan Xi untuk berbuat lebih banyak guna menekan Iran agar membuka Selat Hormuz—bahkan ketika para pejabat Gedung Putih mengatakan bahwa dia akan menyampaikan hal itu kepada pemimpin China secara tertutup.

Presiden Trump juga mengatakan tekanan pada ekonomi AS tidak akan mengkompromikan tuntutan AS saat ia bernegosiasi dengan Iran di tengah gencatan senjata yang rapuh. Ketika ditanya saat meninggalkan Gedung Putih apakah stabilitas keuangan warga Amerika biasa menjadi faktor dalam negosiasi dengan Iran, Trump menjawab, “Sama sekali tidak.”

“Saya tidak memikirkan situasi keuangan warga Amerika. Saya hanya memikirkan satu hal: Kita tidak bisa membiarkan Iran memiliki senjata nuklir,” kata Trump, sebelum kemudian menyatakan bahwa “setiap warga Amerika memahami posisi tersebut."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Balas Serangan AS di...
Balas Serangan AS di Pulau Qeshm, Iran Luncurkan Rudal ke Bahrain dan Kuwait
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait: Rudal Patriot AS yang Error, Hantam Terminal Penumpang
Rekomendasi
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Berita Terkini
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved