Inggris Siap Kerahkan Drone, Jet Tempur, dan Kapal Perang untuk Misi Keamanan Selat Hormuz

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:30 WIB
loading...
Inggris Siap Kerahkan...
Menhan Inggris John Healey. Foto/anadolu
A A A
LONDON - Inggris akan mengerahkan drone, jet tempur Typhoon, dan kapal perang Angkatan Laut Kerajaan HMS Dragon sebagai bagian dari misi multinasional di masa depan untuk mengamankan Selat Hormuz. Penegasan itu diungkap Kementerian Pertahanan Inggris pada hari Selasa (12/5/2026), seperti dilaporkan Anadolu.

Pengumuman tersebut disampaikan setelah pertemuan puncak virtual yang melibatkan menteri pertahanan dan perwakilan dari lebih dari 40 negara yang berpartisipasi dalam misi militer multinasional yang direncanakan.

Menurut kementerian, kontribusi Inggris akan mencakup sistem pencarian ranjau otonom, kemampuan anti-drone, dan spesialis pembersihan ranjau, yang didukung pendanaan baru sebesar 115 juta poundsterling (USD152 juta).

Paket tersebut juga akan menampilkan sistem modular "Beehive" Angkatan Laut Kerajaan yang dilengkapi dengan kapal drone Kraken otonom yang dirancang untuk mendeteksi, melacak, dan menanggapi ancaman.

HMS Dragon sudah menuju Timur Tengah setelah persiapan dan pelatihan tambahan, kata kementerian tersebut.

Mereka menambahkan sistem pertahanan udara Sea Viper canggih milik kapal perusak itu akan tersedia untuk potensi operasi di masa depan di Selat Hormuz.

Pesawat tempur Typhoon Inggris yang ditempatkan di wilayah tersebut juga akan disiapkan untuk melakukan patroli udara di atas jalur air strategis tersebut.

Menteri Pertahanan John Healey mengatakan, “Inggris memainkan peran utama untuk mengamankan Selat Hormuz."

"Pendanaan baru untuk sistem pemburu ranjau dan anti-drone otonom, jet Typhoon canggih kami, dan HMS Dragon adalah komitmen yang kuat dan jelas," kata Healey.

"Bersama sekutu kami, misi multinasional ini akan bersifat defensif, independen, dan kredibel," tambahnya.

Kementerian tersebut mengatakan operasi akan diaktifkan "ketika kondisi memungkinkan" dan menekankan tujuan misi tersebut adalah untuk memulihkan kepercayaan pada pelayaran komersial melalui Selat Hormuz, jalur perdagangan global utama yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia.

Menurut pernyataan tersebut, Inggris saat ini memiliki lebih dari 1.000 personel militer yang ditempatkan di seluruh wilayah tersebut, termasuk tim anti-drone dan skuadron jet tempur.

Baca juga: Laporan Intelijen AS Bikin Kaget Trump soal Kemampuan Rudal Bawah Tanah Iran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
BNPP dan Pemkab Kepulauan...
BNPP dan Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pemerataan Pembangunan Kawasan Perbatasan
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Berita Terkini
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved