4 Alasan Selat Hormuz Bisa Jadi Medan Perang Mematikan antara Iran dan AS

Kamis, 14 Mei 2026 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Qatar juga mengirimkan dua kargo LNG pertamanya sejak perang dimulai. LNG tersebut dijual ke Pakistan - mediator utama dalam negosiasi AS-Iran - berdasarkan kesepakatan antar pemerintah, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut. Mereka mengatakan Iran telah menyetujui pengiriman tersebut untuk membantu membangun kepercayaan dengan Qatar dan Pakistan.

Ada juga tanda-tanda bahwa kapal lain, termasuk kapal tanker minyak, telah melintasi selat tersebut dalam beberapa minggu terakhir dengan transponder mereka dimatikan. Masih belum jelas apakah pelayaran tersebut disetujui oleh Iran atau apakah pemilik kapal membayar bea informal untuk mengamankan pelayaran yang aman. Namun, beberapa kapal tampaknya telah berlayar di sepanjang jalur pelayaran yang dekat dengan garis pantai Iran.

Meskipun aliran kargo ini menawarkan bantuan yang sangat dibutuhkan bagi ekonomi yang bergantung pada impor, ini bukanlah sinyal bahwa sistem energi global kembali normal – justru sebaliknya.

Pergerakan tersebut hanya mewakili sebagian kecil dari sekitar 140 kapal yang melintasi Hormuz setiap hari sebelum konflik, yang berarti pasar global tetap ketat dan rentan.

4 Alasan Selat Hormuz Bisa Jadi Medan Perang Mematikan antara Iran dan AS

1. Berebut untuk Mewujudkan Tatanan Baru

"Yang lebih penting, hal ini menunjukkan munculnya tatanan baru. Iran mulai mendikte bukan apakah Hormuz terbuka atau tertutup, tetapi siapa yang berhak menggunakannya - sebuah pengaturan yang dapat bertahan lebih lama daripada konflik saat ini dan menabur benih konflik berikutnya," ungkap Ron Bousso, pakar geopolitik dilansir Reuters.

Eksportir Teluk seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Bahrain, dan Irak - yang ekonominya bergantung pada aliran hidrokarbon yang tidak terhambat - akan khawatir dengan sistem apa pun di mana Teheran menentukan kargo mana yang mencapai pasar global dan dengan ketentuan apa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Hampir Tembus 3.000 Jiwa, Belasan Ribu Luka-luka
Trump Ancam Serang Lagi,...
Trump Ancam Serang Lagi, Iran Akan Tutup Total Selat Hormuz
Rekomendasi
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
Solusi Pemberantasan...
Solusi Pemberantasan Korupsi Menurut Islam: Dimulai dari Reformasi Individu dan Sosial
Berita Terkini
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved