4 Alasan Selat Hormuz Bisa Jadi Medan Perang Mematikan antara Iran dan AS

Kamis, 14 Mei 2026 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Pembeli juga akan merasa tidak nyaman. Importir Asia, yang sudah terpuruk akibat gangguan pasokan, kemungkinan akan menolak kerangka kerja apa pun yang memberi Teheran kendali langsung atas keamanan energi dan stabilitas ekonomi mereka.

2. Hormuz Adalah Senjata Iran Paling Ampuh

Yang terpenting, AS kemungkinan besar tidak akan mentolerir kesepakatan yang memberikan pengaruh politik dan ekonomi yang begitu besar kepada Teheran. Presiden Donald Trump telah bersikeras bahwa transit harus kembali ke status sebelum perang sebagai syarat untuk gencatan senjata permanen.

Membiarkan Iran mengelola akses ke selat tersebut akan merusak tujuan perang yang dinyatakan Washington dan membuat klaim kemenangan apa pun menjadi hampa.

"Iran, di sisi lain, tidak akan dengan senang hati melepaskan kendalinya atas titik rawan tersebut – dan, secara tidak langsung, ekonomi global. Ini adalah senjata Teheran yang paling ampuh. Dengan blokade AS yang dilaporkan telah merugikan Iran sekitar USD3 miliar sejauh ini, Iran juga membutuhkan pendapatan yang dapat dihasilkan dari biaya transit selektif," kata Ron Bousso, pakar geopolitik dilansir Reuters.

3. Iran Ingin Konsensi, AS Ingin Kebebasan Navigasi secara Penuh

Logika mengarah pada kesimpulan yang suram. Jika pola transit selektif yang dimediasi Iran ini menjadi mengakar, hal itu berisiko mengeras menjadi normal baru yang mungkin akan bertahan bahkan jika gencatan senjata disepakati. Teheran mungkin setuju untuk membuka kembali selat tersebut untuk mengamankan konsesi AS, tetapi memulihkan kebebasan navigasi penuh dan tanpa syarat tampaknya tidak mungkin.

"Keadaan statis seperti itu pada dasarnya akan tidak stabil - melembagakan gangguan daripada menyelesaikannya," jelas Ron Bousso.

4. Berebut Kendali Aliran Energi di Selat Hormuz

"Konfrontasi yang diperbarui antara Teheran dan Washington - dan berpotensi dengan negara-negara Teluk - akan semakin mungkin terjadi, karena semua pihak menguji batas-batas siapa yang mengendalikan aliran energi melalui selat tersebut," ujar Ron Bousso.

Tujuan perang AS telah bergeser berulang kali dalam beberapa bulan terakhir. Namun konflik tersebut pada dasarnya telah menyatu di sekitar satu pertanyaan yang menentukan: siapa yang mengendalikan selat tersebut?
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
Hinaan Rasis terhadap...
Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay
Rekomendasi
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
Microdrama Lagi Viral,...
Microdrama Lagi Viral, Judul You Light Up My World Wajib Ditonton di V+Short
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
Berita Terkini
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved