Indonesia dan Rusia Bahas Kerja Sama Energi Nuklir untuk Tujuan Damai

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:30 WIB
loading...
Indonesia dan Rusia...
Rosatom mengikuti pameran internasional di Sochi, Rusia. Foto/sputnik
A A A
JAKARTA - CEO perusahaan nuklir negara Rusia, Rosatom, Alexey Likhachev, membahas kerja sama dalam penggunaan energi nuklir untuk tujuan damai dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Jakarta. Pernyataan itu diungkap Rosatom pada hari Selasa (12/5/2026).

"Pada 12 Mei 2026, sebagai bagian dari kunjungan kerja ke Indonesia, Alexey Likhachev ... mengadakan pertemuan kerja dengan Prabowo Subianto ... Para pihak membahas bidang-bidang kerja sama Rusia-Indonesia yang menjanjikan di bidang penggunaan energi atom untuk tujuan damai, termasuk pengembangan proyek pembangkit nuklir, infrastruktur nuklir, pelatihan personel, dan aplikasi non-energi dari teknologi nuklir," kata perusahaan tersebut.

Rosatom siap menawarkan kepada Indonesia pendekatan komprehensif untuk pengembangan program nuklir nasional, termasuk solusi di bidang energi nuklir berdaya tinggi dan proyek untuk reaktor modular kecil dan unit pembangkit listrik terapung, demikian bunyi pernyataan tersebut.

Sementara itu, Rosatom, berencana melanjutkan pembangunan unit baru di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr di Iran secepat mungkin setelah perdamaian dipulihkan, menurut CEO perusahaan, Alexey Likhachev pada bulan lalu.

"Tugas terpenting kami, setelah perdamaian dipulihkan di kawasan ini, adalah memulai kembali pembangunan secepat mungkin dan melanjutkan pembangunan fasilitas tersebut," kata Likhachev kepada wartawan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
Inggris vs Ghana 0-0,...
Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
Kroasia Kalahkan Panama,...
Kroasia Kalahkan Panama, Gol Ante Budimir Jaga Asa Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved