AS Dilanda Frustasi, Mengapa Operasi Perang Jilid II Jadi Pertaruhan Trump?
Rabu, 13 Mei 2026 - 01:10 WIB
loading...
AS dilanda frustasi, operasi perang jilid II jadi pertaruhan. Foto/X
A
A
A
WASHINGTON - Dengan gencatan senjata Iran -AS yang berada di ambang kehancuran, Donald Trump semakin serius mempertimbangkan dimulainya kembali operasi tempur Amerika karena negosiasi dengan Iran tersendat. Demikian dilaporkan CNN.
Trump mengkritik keras tanggapan terbaru Teheran terhadap kerangka kerja de-eskalasi yang diusulkan, menyebutnya "sama sekali tidak dapat diterima" dan menuduh para negosiator Iran "bermain-main."
Pernyataannya menggarisbawahi betapa jauhnya perbedaan antara kedua pihak mengenai syarat-syarat penyelesaian jangka panjang, meskipun ada pembicaraan jalur belakang yang dimaksudkan untuk mencegah konflik berkembang menjadi perang yang lebih luas.
Laporan tersebut mengatakan Trump semakin "frustrasi" dengan apa yang digambarkan oleh para pembantunya sebagai taktik penundaan Teheran dan sinyal yang campur aduk dalam pembicaraan jalur belakang dan mediasi yang bertujuan untuk mengurangi ketegangan setelah berminggu-minggu konfrontasi militer di seluruh wilayah.
Pembicaraan ini terjadi pada saat yang sensitif, karena pasukan angkatan laut AS tetap ditempatkan secara besar-besaran di sekitar Selat Hormuz dan Teluk Arab setelah serangkaian insiden yang melibatkan drone, rudal, dan kapal serang cepat Iran yang menargetkan kapal-kapal Amerika dan pengiriman komersial.
Pertimbangan ulang penggunaan kekuatan dikatakan terkait langsung dengan kecepatan diplomasi.
Trump mengkritik keras tanggapan terbaru Teheran terhadap kerangka kerja de-eskalasi yang diusulkan, menyebutnya "sama sekali tidak dapat diterima" dan menuduh para negosiator Iran "bermain-main."
Pernyataannya menggarisbawahi betapa jauhnya perbedaan antara kedua pihak mengenai syarat-syarat penyelesaian jangka panjang, meskipun ada pembicaraan jalur belakang yang dimaksudkan untuk mencegah konflik berkembang menjadi perang yang lebih luas.
Laporan tersebut mengatakan Trump semakin "frustrasi" dengan apa yang digambarkan oleh para pembantunya sebagai taktik penundaan Teheran dan sinyal yang campur aduk dalam pembicaraan jalur belakang dan mediasi yang bertujuan untuk mengurangi ketegangan setelah berminggu-minggu konfrontasi militer di seluruh wilayah.
Pembicaraan ini terjadi pada saat yang sensitif, karena pasukan angkatan laut AS tetap ditempatkan secara besar-besaran di sekitar Selat Hormuz dan Teluk Arab setelah serangkaian insiden yang melibatkan drone, rudal, dan kapal serang cepat Iran yang menargetkan kapal-kapal Amerika dan pengiriman komersial.
AS Dilanda Frustasi, Mengapa Operasi Perang Jilid II Jadi Pertaruhan Trump?
1. Menurunkan Kemampuan IRGC
Menurut laporan, lingkaran dalam Trump sedang membahas berbagai opsi, mulai dari serangan balasan terbatas terhadap infrastruktur militer Iran hingga operasi yang lebih luas yang dirancang untuk menurunkan kemampuan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), khususnya unit angkatan laut dan rudalnya yang dituduh mengancam lalu lintas maritim.Pertimbangan ulang penggunaan kekuatan dikatakan terkait langsung dengan kecepatan diplomasi.
Lihat Juga :