Para Pakar Militer Klaim AS dan Iran Sejujurnya Tak Ingin Kembali Berperang, Ini 5 Alasannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:15 WIB
loading...
A A A
“Hal ini membuat saya berpikir bahwa pemerintahan tersebut tidak sepenuhnya bertekad untuk memajukan upaya diplomatik yang telah didukung oleh negara-negara seperti Pakistan,” tambahnya.

“Tidak diragukan lagi bahwa bahasa seperti ini benar-benar merusak upaya untuk membawa kedua belah pihak menuju kesepakatan. Saya pikir ini cukup menghambat segalanya, jujur saja.”

3. Trump Terlalu Banyak Retorika

Ali Akbar Dareini, seorang peneliti di Pusat Studi Strategis, berbicara kepada Al Jazeera, menyebut serangan verbal terbaru Trump terhadap Iran “kejam dan tidak sopan”, menambahkan bahwa kata-katanya telah menjadi “penghalang” bagi negosiasi yang berarti antara Iran dan Amerika Serikat – dan ini bukan pengecualian.

“Posisi Iran sangat jelas. Pertama, perlu diakhirinya terorisme angkatan laut, blokade angkatan laut, untuk membuka jalan bagi kemungkinan negosiasi,” kata Dareini.

AS mempertahankan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

4. Semua Pilihan yang Dimiliki Trump Terlalu Buruk

Trump memiliki tiga pilihan, kata Dareini, dengan alasan bahwa semuanya buruk.

“Yang pertama adalah menerima kekalahan, mundur, dan keluar dari perang pilihan ini. Yang kedua adalah meningkatkan ketegangan lebih lanjut dan terjebak dalam perang abadi, dan itu berarti… seluruh Asia Barat akan gelap gulita dan dunia harus mengucapkan selamat tinggal pada minyak dan gas selama bertahun-tahun mendatang, jika bukan puluhan tahun. Dan pilihan ketiga adalah solusi yang menyelamatkan muka yang dimediasi oleh kekuatan seperti China,” tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Komentator Resmi Piala...
Komentator Resmi Piala Dunia 2026 Diinvestigasi usai Laga Timnas Iran vs Selandia Baru
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
Berita Terkini
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved