Trump Marah atas Respons Iran terhadap Proposal AS: 'Sama Sekali Tak Dapat Diterima!'

Senin, 11 Mei 2026 - 07:10 WIB
loading...
A A A
Respons tersebut, menurut laporan itu, juga mencakup tuntutan untuk mengakhiri perang Israel di Lebanon.

Tanggapan Iran muncul setelah pernyataan berulang dari juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baghaei, yang mengatakan bahwa "pandangan dan pertimbangan" Teheran tentang proposal yang dikirim Amerika akan dibagikan setelah tinjauan lengkap selesai.

Pertukaran diplomatik ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional. Pejabat Iran baru-baru ini memperingatkan bahwa Teheran akan berhenti mengikuti apa yang mereka sebut sebagai kebijakan pengekangan strategis terkait serangan balasan. Peringatan tersebut menyusul laporan dari negara-negara Teluk tentang permusuhan maritim dan teritorial baru, termasuk serangan terhadap kapal kargo yang berlayar menuju Qatar.

Trump juga menggunakan momen tersebut untuk melancarkan serangan terhadap para mantan presiden AS, terutama Barack Obama, menuduh pemerintahan sebelumnya membantu Iran secara finansial dan politik.

Dalam unggahan panjang lainnya di Truth Social, dia mengklaim Iran telah menghabiskan "47 tahun" menipu Amerika Serikat melalui apa yang dia gambarkan sebagai strategi "penundaan, penundaan, penundaan"!

"Iran telah bermain-main dengan Amerika Serikat, dan seluruh dunia, selama 47 tahun (PENUNDAAN, PENUNDAAN, PENUNDAAN!), dan akhirnya menemukan 'kesempatan emas' ketika Barack Hussein Obama menjadi Presiden," tulis Trump.

Dia menuduh pemerintahan Obama saat itu memberi Iran "kesempatan baru yang besar dan sangat kuat" melalui keringanan sanksi dan pengaturan keuangan di bawah kesepakatan nuklir 2015.

“Ratusan miliar dolar, dan 1,7 miliar dolar dalam bentuk uang tunai hijau, yang diterbangkan ke Teheran, diberikan kepada mereka di atas piring perak,” klaim Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Kabar Duka, Icuk Nugroho...
Kabar Duka, Icuk Nugroho Pemeran Saep di Preman Pensiun Meninggal Dunia
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Tolak Rencana Israel Menyerang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved