Trump Marah atas Respons Iran terhadap Proposal AS: 'Sama Sekali Tak Dapat Diterima!'

Senin, 11 Mei 2026 - 07:10 WIB
loading...
A A A
Dia selanjutnya mengatakan, "Iran akhirnya menemukan korban terbesar dari semuanya, dalam wujud Presiden Amerika yang lemah dan bodoh."

Lebih lanjut, Trump menargetkan mantan Presiden Joe Biden, dengan mengatakan "Obama adalah bencana sebagai 'Pemimpin' kita, tetapi tidak seburuk Joe Biden yang mengantuk”!

Sebelumnya pada hari Minggu, selama wawancara dengan jurnalis Sharyl Attkisson, Trump mengatakan Amerika Serikat terus memantau persediaan uranium yang diperkaya Iran dan memperingatkan bahwa setiap upaya untuk mengakses situs-situs tersebut akan memicu aksi militer.

Dia mengeklaim kemampuan militer Iran telah rusak parah. “Mereka tidak memiliki Angkatan Laut, tidak memiliki Angkatan Udara, mereka tidak memiliki persenjataan anti-pesawat, tidak memiliki pemimpin,” katanya selama wawancara.

Dia juga berpendapat bahwa militer dan infrastruktur Iran telah mengalami kerusakan yang sangat parah sehingga jika Amerika Serikat mundur sekarang, Teheran akan membutuhkan “20 tahun untuk membangun kembali”.

Ketika ditanya apakah operasi tempur AS di kawasan itu telah berakhir, Trump menyatakan bahwa aksi militer dapat berlanjut. Dia memperkirakan bahwa pasukan Amerika telah menghancurkan sekitar 70 persen dari target yang dituju.

Mengulangi penentangannya terhadap ambisi nuklir Iran, dia mengatakan komunitas internasional tidak dapat membiarkan apa yang disebutnya sebagai rezim “gila” untuk memperoleh senjata nuklir.

Presiden AS juga membela keputusannya untuk menarik diri dari Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) tahun 2015, dengan alasan bahwa Iran pada akhirnya akan menggunakan senjata nuklir terhadap Israel dan Timur Tengah secara lebih luas jika kesepakatan itu berlanjut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Pentagon Rilis Lebih...
Pentagon Rilis Lebih Banyak Dokumen Terkait UFO, di Antaranya Laporan Militer
Israel Tangkap Mufti...
Israel Tangkap Mufti Agung Yerusalem Sheikh Hussein, Larang Masuk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Swiss Balas Gol Argentina,...
Swiss Balas Gol Argentina, Laga Berlanjut ke Extra Time
Semifinal Piala Dunia...
Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol, Inggris Tantang Argentina, Siapa Menang?
Belum Ditahan, di Mana...
Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?
Berita Terkini
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved