Mengapa Mata Uang Kuwait Terkuat di Dunia, Sedangkan Rupiah RI Terpuruk Rp17.377 Per Dolar?

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:44 WIB
loading...
A A A
Kuwait tidak seperti kebanyakan negara penghasil minyak lainnya. Di negara ini, biaya ekstraksi minyak sangat rendah, sehingga memberikan keuntungan besar bagi negara tersebut bahkan ketika harga minyak global berfluktuasi, menciptakan permintaan yang besar untuk mata uang mereka.

2. Strategi “Keranjang”

Sekadar diketahui, mata uang lain seperti USD atau Euro berfluktuasi secara bebas berdasarkan spekulasi pasar; Dinar Kuwait sedikit lebih disiplin.

Sejak tahun 2007, Bank Sentral Kuwait telah mematok Dinar ke "keranjang" mata uang internasional berbobot yang tidak diungkapkan. Tidak hanya mencakup USD, komponen dominan dari "keranjang" ini juga mata uang utama lainnya seperti Euro dan Poundsterling.

Strategi penetapan nilai tukar ini membantu melindungi Dinar Kuwait dari volatilitas mata uang asing tunggal. Jika USD mengalami hari yang buruk, Euro atau Yen Jepang mungkin mengalami hari yang baik, menyeimbangkan nilai tukar Dina Kuwait.

3. Kekayaan Negara yang Sangat Besar

Bagi Kuwait, ini bukan hanya tentang menghabiskan uang minyaknya tetapi juga menyimpannya. Negara ini mengelola Otoritas Investasi Kuwait (KIA), dana kekayaan negara tertua di dunia.

Dengan aset yang diperkirakan lebih dari USD1 triliun, dana ini bertindak sebagai bantalan keuangan yang sangat besar. Cadangan ini menarik investor dan pasar internasional, dan dunia tahu bahwa Dinar Kuwait didukung oleh kekayaan nyata yang luar biasa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Trump: Serangan ke Iran...
Trump: Serangan ke Iran Akan Berakhir sampai Saya Bilang "Cukup"
Rekomendasi
Prabowo Kumpulkan Menteri...
Prabowo Kumpulkan Menteri hingga Kepala Lembaga ke Istana, Ada Apa?
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
Zahara, Putri Angelina...
Zahara, Putri Angelina Jolie dan Brad Pitt Ajukan Penghapusan Nama Belakang sang Ayah
Berita Terkini
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved