Berharta Rp347 Triliun, Sultan Brunei Hassanal Bolkiah Piloti Sendiri Pesawatnya ke KTT ASEAN
Jum'at, 08 Mei 2026 - 09:45 WIB
loading...
Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah terbangkan sendiri pesawatnya untuk menghadiri KTT ASEAN di Cebu, Filipina. Foto/Facebook ASEAN 2026
A
A
A
CEBU - Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah, telah menerbangkan sendiri pesawat pribadinya untuk menghadiri KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. Sultan yang memiliki kekayaan sekitar USD20 miliar atau lebih dari Rp347 triliun ini tiba bersama putranya, Pangeran Abdul Mateen, pada Rabu malam.
Sultan Hassanal Bolkiah merupakan pilot berlisensi. Aksinya menerbangkan pesawat pribadinya sendiri bukanlah yang pertama. Dia kerap melakukannya selama kunjungan-kunjungan ke negara lain.
Baca Juga: Cerita Sultan Hassanal Bokiah Terbangkan Tukang Cukur Rambut dari London, Bayar Rp401 Juta Sekali Pangkas
Mengutip laporan dari PhilStar, Jumat (8/5/2026), sultan berusia 79 tahun itu, yang tiba beberapa menit setelah pukul 18.00 sore di Pangkalan Udara Mactan-Benito Ebuen, memicu kehebohan daring setelah terlihat di kokpit pesawat yang diterbangkannya untuk mencapai Cebu.
Sultan Brunei dan rombongannya disambut oleh para pejabat, termasuk Menteri Kesejahteraan Sosial Rex Gatchalian, Gubernur Cebu Pamela Baricuatro, Wali Kota Lapu-Lapu City Ma Cynthia Chan, dan kepala protokol kepresidenan Reichel Quiñones.
Hassanal Bolkiah telah menjadi sultan Brunei sejak 5 Oktober 1967, menjadikannya pemimpin dengan masa jabatan terlama di ASEAN.
KTT ke-48 ASEAN diselenggarakan saat kawasan ini bergulat dengan kenaikan harga minyak yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah. Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr sebelumnya mengatakan Filipina akan memprioritaskan keamanan energi, keamanan pangan, dan keselamatan warga negara ASEAN di seluruh dunia selama kepemimpinannya di blok regional tersebut.
“Semoga KTT ini memperbarui tekad kita untuk menerjemahkan visi menjadi tindakan dan rencana menjadi dampak yang berkelanjutan,” kata Marcos.
“Bersama-sama, mari kita terus membangun BIMP-EAGA yang lebih terhubung, tangguh, dan makmur untuk generasi sekarang dan masa depan,” katanya mengacu pada kerjasama regional "Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area".
Sultan Hassanal Bolkiah diperkirakan memiliki kekayaan pribadi sekitar US20 miliar. Sumber kekayaannya berasal dari minyak dan gas Brunei, investasi kerajaan, hingga jaringan properti mewah.
Sang sultan terkenal mengoleksi sekitar 7.000 mobil mewah, termasuk Rolls-Royce, Bentley, Ferrari, dan Bugatti.
Istananya, Istana Nurul Iman, disebut sebagai salah satu istana tempat tinggal terbesar di dunia dengan lebih dari 1.700 ruangan.
Hassanal Bolkiah juga dikenal sebagai raja terkaya kedua di dunia, yakni di bawah Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan di atas Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud.
Sultan Hassanal Bolkiah merupakan pilot berlisensi. Aksinya menerbangkan pesawat pribadinya sendiri bukanlah yang pertama. Dia kerap melakukannya selama kunjungan-kunjungan ke negara lain.
Baca Juga: Cerita Sultan Hassanal Bokiah Terbangkan Tukang Cukur Rambut dari London, Bayar Rp401 Juta Sekali Pangkas
Mengutip laporan dari PhilStar, Jumat (8/5/2026), sultan berusia 79 tahun itu, yang tiba beberapa menit setelah pukul 18.00 sore di Pangkalan Udara Mactan-Benito Ebuen, memicu kehebohan daring setelah terlihat di kokpit pesawat yang diterbangkannya untuk mencapai Cebu.
Sultan Brunei dan rombongannya disambut oleh para pejabat, termasuk Menteri Kesejahteraan Sosial Rex Gatchalian, Gubernur Cebu Pamela Baricuatro, Wali Kota Lapu-Lapu City Ma Cynthia Chan, dan kepala protokol kepresidenan Reichel Quiñones.
Hassanal Bolkiah telah menjadi sultan Brunei sejak 5 Oktober 1967, menjadikannya pemimpin dengan masa jabatan terlama di ASEAN.
KTT ke-48 ASEAN diselenggarakan saat kawasan ini bergulat dengan kenaikan harga minyak yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah. Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr sebelumnya mengatakan Filipina akan memprioritaskan keamanan energi, keamanan pangan, dan keselamatan warga negara ASEAN di seluruh dunia selama kepemimpinannya di blok regional tersebut.
“Semoga KTT ini memperbarui tekad kita untuk menerjemahkan visi menjadi tindakan dan rencana menjadi dampak yang berkelanjutan,” kata Marcos.
“Bersama-sama, mari kita terus membangun BIMP-EAGA yang lebih terhubung, tangguh, dan makmur untuk generasi sekarang dan masa depan,” katanya mengacu pada kerjasama regional "Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area".
Tentang Sultan Hassanal Bolkiah
Sultan Hassanal Bolkiah diperkirakan memiliki kekayaan pribadi sekitar US20 miliar. Sumber kekayaannya berasal dari minyak dan gas Brunei, investasi kerajaan, hingga jaringan properti mewah.
Sang sultan terkenal mengoleksi sekitar 7.000 mobil mewah, termasuk Rolls-Royce, Bentley, Ferrari, dan Bugatti.
Istananya, Istana Nurul Iman, disebut sebagai salah satu istana tempat tinggal terbesar di dunia dengan lebih dari 1.700 ruangan.
Hassanal Bolkiah juga dikenal sebagai raja terkaya kedua di dunia, yakni di bawah Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan di atas Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud.
(mas)
Lihat Juga :