Iran Serang 3 Kapal Perang AS, Amerika Balas Bombardir Qeshm dan Bandar Abbas
Jum'at, 08 Mei 2026 - 07:07 WIB
loading...
A
A
A
Koresponden keamanan nasional utama Fox News, Jennifer Griffin, mengatakan di platform media sosial X bahwa serangan AS menghantam wilayah Qeshm dan Bandar Abbas.
Serangan tersebut terjadi dua hari setelah Iran dituduh menembakkan 15 rudal balistik dan rudal jelajah ke Pelabuhan Fujairah di Uni Emirat Arab.
Griffin melaporkan bahwa negara-negara Teluk Persia marah karena Pentagon tidak mengklasifikasikan serangan tersebut sebagai pelanggaran gencatan senjata.
Menurut laporan NBC News, Trump membatalkan Project Freedom atau Proyek Kebebasan, sebuah inisiatif untuk melindungi kapal kargo yang melewati Selat Hormuz dari serangan Iran, setelah Arab Saudi menutup wilayah udaranya untuk operasi tersebut.
Beberapa jam setelah Trump menghentikan Proyek Kebebasan pada Selasa malam, muncul laporan bahwa AS dan Iran semakin mendekati kesepakatan untuk mengakhiri perang.
Menurut laporan Axios, berdasarkan nota kesepahaman satu halaman, kedua belah pihak akan mengambil langkah-langkah untuk membuka kembali Selat Hormuz untuk semua lalu lintas komersial selama jangka waktu 30 hari untuk membahas kesepakatan yang lebih komprehensif.
Serangan tersebut terjadi dua hari setelah Iran dituduh menembakkan 15 rudal balistik dan rudal jelajah ke Pelabuhan Fujairah di Uni Emirat Arab.
Griffin melaporkan bahwa negara-negara Teluk Persia marah karena Pentagon tidak mengklasifikasikan serangan tersebut sebagai pelanggaran gencatan senjata.
Menurut laporan NBC News, Trump membatalkan Project Freedom atau Proyek Kebebasan, sebuah inisiatif untuk melindungi kapal kargo yang melewati Selat Hormuz dari serangan Iran, setelah Arab Saudi menutup wilayah udaranya untuk operasi tersebut.
Beberapa jam setelah Trump menghentikan Proyek Kebebasan pada Selasa malam, muncul laporan bahwa AS dan Iran semakin mendekati kesepakatan untuk mengakhiri perang.
Menurut laporan Axios, berdasarkan nota kesepahaman satu halaman, kedua belah pihak akan mengambil langkah-langkah untuk membuka kembali Selat Hormuz untuk semua lalu lintas komersial selama jangka waktu 30 hari untuk membahas kesepakatan yang lebih komprehensif.
Lihat Juga :