AS Plinplan soal Perang Iran Berakhir: Sudah tapi Belum...

Kamis, 07 Mei 2026 - 09:54 WIB
loading...
A A A
“Tetapi pada kenyataannya, Trump memiliki rentang perhatian yang pendek dan perlu mengamankan kemenangan—segera. Menghentikan sementara Proyek Kebebasan memungkinkan diplomasi untuk meningkatkan kecepatan, membawa AS dan Iran lebih dekat ke kesepakatan yang akan dilabeli Trump sebagai kemenangan," paparnya.

Apakah Ini Akhir dari Perang di Iran?


Tidak juga. Akbarzadeh mengatakan penghentian sementara Proyek Kebebasan dapat berfungsi sebagai “awal dari akhir perang”.

“Kita tahu bahwa Iran sangat menginginkan akhir dari konflik ini, jadi kecil kemungkinan mereka akan kembali menyerang Angkatan Laut AS jika Trump mengirimkan sinyal eksplisit bahwa diplomasi mendapat lampu hijau,” katanya.

Namun, Akbarzadeh menambahkan, “Masalahnya adalah kita pernah berada di situasi ini sebelumnya. Peluang sebelumnya disia-siakan karena Israel bersikeras bahwa AS bisa mendapatkan kesepakatan yang lebih baik atau karena Trump salah menilai situasi dan mengharapkan opsi militer akan memberinya lebih banyak konsesi.”

Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?


Sulit untuk memprediksi hal ini, tetapi tampaknya kedua pihak tidak menginginkan kembalinya perang skala penuh. Menurut Akbarzadeh, jadi keduanya kemungkinan akan memprioritaskan jalan keluar diplomatik.

"Namun demikian, tidak ada pihak yang mampu terlihat sebagai pihak yang kalah,” ujarnya. “Mereka merasa citra publik mereka perlu dijaga untuk audiens domestik masing-masing. Ini mempersulit negosiasi dan mencapai kesepakatan," imbuh dia.

Ozcelik mengatakan apa yang akan terjadi selanjutnya akan ditentukan oleh komitmen kepemimpinan yang terpecah di Teheran mengenai isu nuklir.

“Meskipun telah menolak bahwa pembicaraan tersebut melibatkan pembatasan program nuklir Iran, sikap seperti ini bertujuan untuk menenangkan kelompok garis keras domestik dan nasionalis Iran yang terguncang oleh serangan AS-Israel dan melihat isu nuklir dari perspektif nasionalis dan hak kedaulatan," paparnya.

Dia memperkirakan bahwa PBB mungkin akan segera mengeluarkan kecaman resmi terhadap Iran karena memblokade Selat Hormuz.

“Namun tekanan sebenarnya, yang meningkat setiap hari, adalah tekanan ekonomi—bahwa penutupan selat tersebut menimbulkan biaya yang sangat besar bagi prospek pemulihan ekonomi Iran,” katanya.

“Terlepas dari retorika tentang ketahanan dan kelangsungan hidup, kepemimpinan Iran yang tersisa tidak dapat disangkal prihatin tentang biaya perang. Kemungkinan serangan militer baru terhadap infrastruktur penting Iran dan dampak destabilisasi yang pasti akan ditimbulkannya mungkin akhirnya memaksa Teheran untuk bertindak,” papar Ozcelik.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Usia Peserta Miss Indonesia...
Usia Peserta Miss Indonesia Kini 19-25 Tahun, RCTI Cari Kandidat yang Lebih Matang untuk Miss World
Berita Terkini
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved