Trump Akhiri Perang, Presiden Iran: Tak Ada yang Bisa Paksa Kami Menyerah
Rabu, 06 Mei 2026 - 08:43 WIB
loading...
A
A
A
Ada 87 negara berbeda yang diwakili oleh kapal-kapal yang terdampar di sana, sekitar 23.000 pelaut, tetapi kuncinya adalah AS mempertahankan blokadenya bahkan saat mereka menunda pengawalan.
Ini menandakan bahwa AS ingin mempertahankan pengaruh militer maksimum untuk mengamankan kesepakatan.
Mengenai keadaan negosiasi, kita tahu bahwa [negosiator] Jared Kushner dan Steve Witkoff telah aktif, yang dikonfirmasi oleh Menteri Luar Negeri Rubio dalam beberapa jam terakhir.
Pakistan terus menjadi perantara, menjaga dialog bolak-balik antara AS dan Iran.
Meskipun Menteri Luar Negeri mengatakan sebelumnya pada hari Selasa bahwa AS menginginkan Iran untuk membuat konsesi, tidak jelas konsesi apa tepatnya yang mendorong presiden untuk menghentikan operasi guna memfasilitasi pembuatan kesepakatan.
Sementara itu, anggota parlemen AS Raja Krishnamoorthi menuduh Trump "secara keliru" memberi tahu Kongres bahwa perang di Iran telah berakhir, "bahkan ketika anggota militer kita saling baku tembak dengan pasukan Iran dan memberlakukan blokade".
“Rakyat Amerika tidak menginginkan perang dengan Iran, dan penggambaran Trump tentang perang itu sama sekali tidak benar,” katanya dalam surat kepada Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard yang diunggahnya di X.
Ini menandakan bahwa AS ingin mempertahankan pengaruh militer maksimum untuk mengamankan kesepakatan.
Mengenai keadaan negosiasi, kita tahu bahwa [negosiator] Jared Kushner dan Steve Witkoff telah aktif, yang dikonfirmasi oleh Menteri Luar Negeri Rubio dalam beberapa jam terakhir.
Pakistan terus menjadi perantara, menjaga dialog bolak-balik antara AS dan Iran.
Meskipun Menteri Luar Negeri mengatakan sebelumnya pada hari Selasa bahwa AS menginginkan Iran untuk membuat konsesi, tidak jelas konsesi apa tepatnya yang mendorong presiden untuk menghentikan operasi guna memfasilitasi pembuatan kesepakatan.
Sementara itu, anggota parlemen AS Raja Krishnamoorthi menuduh Trump "secara keliru" memberi tahu Kongres bahwa perang di Iran telah berakhir, "bahkan ketika anggota militer kita saling baku tembak dengan pasukan Iran dan memberlakukan blokade".
“Rakyat Amerika tidak menginginkan perang dengan Iran, dan penggambaran Trump tentang perang itu sama sekali tidak benar,” katanya dalam surat kepada Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard yang diunggahnya di X.
Lihat Juga :