Ini Respons RI usai 2 Kapal Tanker Iran Tembus Blokade AS dan Masuk Perairan Indonesia
Selasa, 05 Mei 2026 - 11:24 WIB
loading...
A
A
A
Perkembangan ini terjadi satu hari setelah TankerTrackers.com melaporkan bahwa kapal tanker minyak Iran lainnya, HUGE, yang membawa 1,9 juta barel minyak mentah, juga telah memasuki Selat Lombok setelah menghindari upaya pemantauan AS.
Kedua kasus tersebut menunjukkan bahwa beberapa kapal pengiriman Iran terus menggunakan jalur maritim alternatif meskipun aktivitas Angkatan Laut AS meningkat yang bertujuan untuk mengganggu ekspor minyak Teheran.
Menurut perusahaan pemantau tersebut, sekitar 25 kapal tanker minyak berangkat dari pelabuhan Iran membawa minyak mentah selama bulan April. Dari jumlah tersebut, tujuh dilaporkan dialihkan kembali ke pelabuhan Iran oleh Angkatan Laut AS, sementara dua disita oleh pasukan Amerika.
Kapal-kapal yang tersisa telah mencapai tujuan yang direncanakan atau berhasil tiba di titik pertemuan yang telah ditentukan. Pergerakan kapal tanker terbaru ini menyoroti kompleksitas penegakan pembatasan maritim di jalur pelayaran regional yang luas.
Selat Lombok telah menjadi jalur alternatif yang semakin penting bagi kapal-kapal yang berupaya menghindari pengawasan ketat di perairan yang lebih banyak dipatroli, yang menggarisbawahi tantangan yang dihadapi upaya untuk membatasi ekspor minyak mentah Iran di tengah ketegangan regional yang sedang berlangsung.
Kedua kasus tersebut menunjukkan bahwa beberapa kapal pengiriman Iran terus menggunakan jalur maritim alternatif meskipun aktivitas Angkatan Laut AS meningkat yang bertujuan untuk mengganggu ekspor minyak Teheran.
Menurut perusahaan pemantau tersebut, sekitar 25 kapal tanker minyak berangkat dari pelabuhan Iran membawa minyak mentah selama bulan April. Dari jumlah tersebut, tujuh dilaporkan dialihkan kembali ke pelabuhan Iran oleh Angkatan Laut AS, sementara dua disita oleh pasukan Amerika.
Kapal-kapal yang tersisa telah mencapai tujuan yang direncanakan atau berhasil tiba di titik pertemuan yang telah ditentukan. Pergerakan kapal tanker terbaru ini menyoroti kompleksitas penegakan pembatasan maritim di jalur pelayaran regional yang luas.
Selat Lombok telah menjadi jalur alternatif yang semakin penting bagi kapal-kapal yang berupaya menghindari pengawasan ketat di perairan yang lebih banyak dipatroli, yang menggarisbawahi tantangan yang dihadapi upaya untuk membatasi ekspor minyak mentah Iran di tengah ketegangan regional yang sedang berlangsung.
(mas)
Lihat Juga :