Trump Ingin Tunjukkan Momentumnya, Kenapa Iran Tak Terus Melawan?
Selasa, 05 Mei 2026 - 11:30 WIB
loading...
A
A
A
Peta tersebut bertentangan dengan hukum internasional, tambah Hudisteanu.
Kebuntuan saat ini berarti “kita berada dalam posisi di mana ada risiko tinggi salah perhitungan dari kedua belah pihak”.
“Setiap perusahaan akan membuat keputusan berdasarkan persyaratan apa yang mereka pikirkan, seberapa besar tekanan yang dialami kapten dan awak kapal, dan tentu saja, jenis risiko apa yang bersedia mereka ambil,” kata Karamperidis kepada Al Jazeera.
Kenaikan premi asuransi juga akan menjadi faktor pertimbangan, tambahnya.
“Ada kebutuhan untuk memindahkan kargo, terutama yang berkaitan dengan [gas cair],” kata Karamperidis, seraya mencatat bahwa sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas global melewati selat tersebut sebelum perang dimulai.
“Kita perlu melihat beberapa de-eskalasi untuk sektor pelayaran.”
Kebuntuan saat ini berarti “kita berada dalam posisi di mana ada risiko tinggi salah perhitungan dari kedua belah pihak”.
6. 3.000 Kapal Terdampar di Selat Hormuz
Stavros Karamperidis, seorang profesor madya di bidang ekonomi maritim di Universitas Plymouth, mengatakan beberapa dari 3.000 kapal yang terdampar selama 65 hari di sekitar Selat Hormuz mungkin memutuskan untuk mengambil risiko berlayar melalui jalur air tersebut.“Setiap perusahaan akan membuat keputusan berdasarkan persyaratan apa yang mereka pikirkan, seberapa besar tekanan yang dialami kapten dan awak kapal, dan tentu saja, jenis risiko apa yang bersedia mereka ambil,” kata Karamperidis kepada Al Jazeera.
Kenaikan premi asuransi juga akan menjadi faktor pertimbangan, tambahnya.
“Ada kebutuhan untuk memindahkan kargo, terutama yang berkaitan dengan [gas cair],” kata Karamperidis, seraya mencatat bahwa sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas global melewati selat tersebut sebelum perang dimulai.
“Kita perlu melihat beberapa de-eskalasi untuk sektor pelayaran.”
(ahm)
Lihat Juga :