Kirim Sinyal Siap Perang! IRGC Keluarkan Peta Baru Selat Hormuz yang Dikendalikannya

Senin, 04 Mei 2026 - 19:02 WIB
loading...
Kirim Sinyal Siap Perang!...
IRGC keluarkan peta baru Selat Hormuz. Foto/Al Jazeera
A A A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menerbitkan peta baru wilayah di Selat Hormuz yang berada di bawah kendali angkatan lautnya. Seperti dilaporkan kantor Berita Fars, itu sebagai sinyal siap perang yang dikeluarkan IRGC.

Wilayah tersebut dimulai di barat dengan garis antara ujung paling barat Pulau Qeshm Iran dan emirat Umm al-Quwain di Uni Emirat Arab.

Di timur, wilayah tersebut berhenti pada garis antara Gunung Mobarak Iran dan emirat Fujairah di Uni Emirat Arab.

Oman belum memberikan komentar.

“Kapal sipil dan komersial yang mengikuti protokol transit yang dikeluarkan oleh Angkatan Laut IRGC dan mengoordinasikan rute mereka akan aman dan terlindungi,” kata seorang juru bicara, menurut kantor berita semi-resmi Fars.



“[Tetapi] setiap aktivitas maritim yang tidak mematuhi aturan ini akan menghadapi risiko serius,” termasuk dihentikan secara paksa, kata juru bicara tersebut.

Sementara itu, Selat Hormuz tetap hampir kosong pada hari Senin, meskipun Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa militer Amerika Serikat akan mulai melindungi pengiriman yang mencoba meninggalkan Teluk.

Situs data pelayaran menunjukkan satu kapal tanker yang dikenai sanksi – Nooh Gas berbendera Botswana – melintasi Selat Hormuz pada hari Senin. Tidak ada kapal tanker atau kapal kargo lain yang terlihat bergerak melalui Selat Hormuz pada pukul 5 pagi ET.

Iran telah menolak rencana Trump untuk memandu kapal-kapal melalui selat tersebut, memperingatkan bahwa “setiap kekuatan militer asing, terutama tentara Amerika yang menyerang” akan diserang jika mereka mencoba mendekati atau memasuki Selat Hormuz.

Mayjen Ali Abdollahi, juru bicara komando gabungan angkatan bersenjata Iran, mengatakan Iran akan melindungi keamanan selat tersebut “dengan kekuatan penuh” setelah AS berjanji untuk memandu kapal-kapal yang terdampar melalui jalur pelayaran minyak yang sempit tersebut.

Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan AS tidak mampu keluar dari “rawa yang mereka buat sendiri.”

“Republik Islam Iran telah menunjukkan bahwa mereka menganggap diri mereka sebagai penjaga dan pelindung Selat Hormuz dan jalur air penting ini,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baghaei, dilansir CNN.

Baghaie menambahkan bahwa Iran dan Oman, yang garis pantainya berada di sisi selatan Selat, terus melakukan pembicaraan mengenai pengelolaan jalur air tersebut. Kedua negara memiliki “tanggung jawab bersama untuk menjaga keselamatan lalu lintas maritim di jalur air strategis ini,” kata Baghaie.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved