China: Presiden Taiwan Lai Ching-te seperti Tikus

Senin, 04 Mei 2026 - 15:16 WIB
loading...
China: Presiden Taiwan...
Presiden Taiwan kunjungi Kerajaan Eswatini, yang memicu kemarahan China. Foto/X @ChingteLai
A A A
BEIJING - Pemerintah China telah menyamakan Presiden Taiwan Lai Ching-te dengan “tikus yang menyeberang jalan”. Kecaman bernada penghinaan ini disampaikan setelah Lai secara diam-diam menaiki pesawat pemerintah Eswatini dan terbang ke kerajaan kecil di Afrika selatan itu dalam kunjungan kenegaraan yang tidak diumumkan.

Kecaman itu disampaikan oleh Kantor Urusan Taiwan China. Menurut kantor tersebut, Beijing memandang kunjungan Lai sebagai tantangan langsung terhadap prinsip "satu-China".

Baca Juga: Tandingi Sekutu AS, Kapal Induk China Unjuk Kekuatan di Selat Taiwan

Kunjungan Lai awalnya dijadwalkan pada akhir April, tetapi dilaporkan dibatalkan pada menit terakhir setelah Seychelles, Mauritius, dan Madagaskar mencabut izin penerbangan untuk pesawat charter pemimpin Taiwan tersebut—sebuah langkah yang menurut Taipei akibat tekanan China.

Namun, Lai tidak benar-benar membatalkan rencana kunjungan tersebut dan menaiki pesawat pemerintah Eswatini untuk menyelesaikan perjalanan.

Eswatini, yang sebelumnya dikenal sebagai Swaziland, adalah salah satu dari hanya 12 negara yang memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taipei. Negara yang terkurung daratan dengan penduduk kurang dari 1,3 juta jiwa ini adalah satu-satunya sekutu Taiwan yang tersisa di Afrika.

Kantor Urusan Taiwan China menyebut Lai sebagai "pembuat onar" dan menuduhnya meninggalkan penduduk pulau tersebut setelah gempa bumi besar hanya untuk terbang ke Eswatini.

“Tindakan tercela Lai Ching-te, seperti tikus yang menyeberang jalan, pasti akan dicemooh oleh komunitas internasional. Pengabaian Lai Ching-te terhadap keselamatan rakyat dan penipuannya yang sembrono terhadap publik pasti akan ditolak oleh sebagian besar warga Taiwan. Apa yang disebut ‘prestasi diplomatik’ yang dengan susah payah direkayasa oleh Lai Ching-te hanyalah tipu daya dan bahan tertawaan,” kata kantor tersebut.

Lai membalas, menulis di X: "Taiwan tidak akan pernah terhalang oleh tekanan eksternal." Dia menambahkan, "Taiwan akan terus terlibat dengan dunia—apa pun tantangan yang dihadapi.”

Dewan Urusan Daratan Taiwan, seperti dikutip dari Russia Today, Senin (4/5/2026), juga membalas dengan menyebut kecaman Beijing sebagai “omong kosong”, yang menurutnya “sangat membosankan.”

Beijing menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayah kedaulatan China. Meskipun Beijing mengatakan pihaknya berupaya untuk melakukan reunifikasi secara damai dengan pulau tersebut, mereka memberi sinyal pada tahun 2022 bahwa China tidak akan melepaskan penggunaan kekuatan untuk mencapai tujuannya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Studi Ungkap Gurita...
Studi Ungkap Gurita Politik China dalam Jaringan Kriminal di Asia Tenggara
Terungkap, AS Sempat...
Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Rekomendasi
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
Berita Terkini
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Hadiri Pemakaman Khamenei,...
Hadiri Pemakaman Khamenei, Medvedev: Iran Atasi Cobaan dengan Bermartabat
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved