Israel Ketakutan dengan 400 Kg Uranium Iran, Bisa untuk Membuat 11 Bom Nuklir

Minggu, 03 Mei 2026 - 11:30 WIB
loading...
Israel Ketakutan dengan...
Perwira militer Israel menyuarakan ketakutannya pada 400 kg uranium yang diperkaya milik Iran. Stok uranium itu bisa untuk membuat 11 bom nuklir jika diperkaya lebih lanjut. Foto/IDF
A A A
TEL AVIV - Seorang perwira militer senior Israel menyuarakan ketakutannya pada keberadaan lebih dari 400 kg uranium yang diperkaya tinggi milik Iran. Dia bahkan berpendapat perang Amerika-Serikat (AS)-Israel melawan Iran akan menjadi kegagalan besar jika uranium misterius itu tidak dikeluarkan dari republik Islam.

Para pejabat Zionis Israel sebelumnya mengatakan bahwa stok uranium itu cukup untuk membuat 11 bom nuklir jika diperkaya lebih lanjut. Iran telah lama menyatakan bahwa programnya bersifat damai, meskipun memperkaya uranium hingga mendekati tingkat senjata nuklir.

Baca Juga: Pakar Peringatkan AS Tak Gegabah Serang Iran dengan Rudal Hipersonik Dark Eagle, Ini 3 Alasannya

Perwira senior tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim dalam pengerahan kepada wartawan, mengatakan bahwa jika, dalam negosiasi yang sedang berlangsung antara AS dan Iran, tidak ada kesepakatan yang tercapai untuk mengeluarkan persediaan uranium dan menghentikan pengayaan di negara Islam itu, pencapaian dari 40 hari pertempuran akan sia-sia.

“Jika tujuan nuklir tidak tercapai, maka semua yang telah kita lakukan di Iran akan menjadi kegagalan besar. Rezim Iran yang jahat dapat memanfaatkan program nuklir,” kata perwira tersebut, seperti dikutip dari Times of Israel, Minggu (3/5/2026).

"Jika uranium dikeluarkan dari Iran melalui jalur diplomatik, kita telah melakukan bagian kita," ujarnya. Namun, imbuh dia, jika itu tidak terjadi, Israel perlu meluncurkan operasi lain di Iran untuk mencapai tujuan tersebut.

Selama kunjungan baru-baru ini ke Lebanon selatan, Kepala Staf Militer Israel (IDF) Letnan Jenderal Eyal Zamir mengatakan, “Setiap [tujuan] yang ditetapkan oleh eselon politik untuk kita terkait kampanye saat ini di Iran dan Lebanon telah tercapai dan bahkan melampaui itu.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved