2 Perempuan Kembar Ini Lahir Berselang Beberapa Menit, tapi Memiliki Ayah yang Berbeda
Minggu, 03 Mei 2026 - 08:31 WIB
loading...
A
A
A
"Dia sedikit gugup, tetapi dia memiliki karakter yang bersemangat—seperti saya," kata Lavinia. Di akhir pertemuan mereka, dia mencium pipi Arthur.
"Saya merasa terdorong, terpanggil untuk melakukannya," ujarnya, seperti dikutip dari BBC, Minggu (3/5/2026).
Lavinia dan Arthur telah dekat sejak saat itu, Mereka bertemu beberapa kali sebulan, seringkali bersama Michelle.
"Saya merasa telah menemukan tempat untuk bernaung, dan tempat itu adalah bersama ayah saya," kata Lavinia. Ayahnya telah memberi tahu Michelle bahwa dia juga bisa memanggilnya Ayah.
Pada pertemuan berikutnya, si kembar bertanya kepada Arthur apa yang dia ketahui tentang bagaimana mereka dikandung.
"Dia berkata, 'Ibumu mengetuk pintu rumahku. Dia sangat sedih'," katanya. "Dia menangis," ujar Michelle. "Dia mendatanginya karena dia merasa tidak aman, dan dia sedang syok."
Ibu Michelle dan Lavinia tidak ada di sini untuk memberi tahu kita persis apa yang terjadi, tetapi Arthur mengatakan bahwa Michelle mendatanginya di saat membutuhkan.
Michelle juga dapat bertemu dengan ayah kandungnya sendiri, Alex, melalui anggota keluarga lain yang baru ditemukan.
"Dia jelas berada di bawah pengaruh narkoba," kata Michelle.
Kemiripan di antara mereka tak terbantahkan. "Dia milik saya, saya miliknya, tetapi saya merasa dia bukan seseorang yang perlu saya bawa ke masa depan bersama saya," katanya.
"Saya hanya perlu tahu," imbuh dia.
Si kembar tidak akan pernah tahu apakah ibu mereka mencurigai mereka memiliki ayah yang berbeda. "Itu pasti membuatnya gila," kata Lavinia. "Dia pasti melihat sesuatu, merasakan sesuatu."
"Saya rasa di lubuk hati Ibu, dia tahu, tetapi dia sangat menyangkalnya," imbuh Michelle.
Sebagai kembar non-identik, Lavinia dan Michelle selalu menyadari perbedaan mereka. Kebenaran yang terungkap dalam DNA mereka membuat perbedaan itu tampak lebih mencolok, pada awalnya. Tetapi mereka akan selalu memiliki ikatan yang unik.
"Kami adalah keajaiban," kata Lavinia. "Kami akan selalu memiliki kedekatan yang tak dapat dipatahkan."
"Dia saudara kembar saya," ujar Michelle mengangguk. "Tidak ada yang bisa mengurangi itu."
"Saya merasa terdorong, terpanggil untuk melakukannya," ujarnya, seperti dikutip dari BBC, Minggu (3/5/2026).
Lavinia dan Arthur telah dekat sejak saat itu, Mereka bertemu beberapa kali sebulan, seringkali bersama Michelle.
"Saya merasa telah menemukan tempat untuk bernaung, dan tempat itu adalah bersama ayah saya," kata Lavinia. Ayahnya telah memberi tahu Michelle bahwa dia juga bisa memanggilnya Ayah.
Pada pertemuan berikutnya, si kembar bertanya kepada Arthur apa yang dia ketahui tentang bagaimana mereka dikandung.
"Dia berkata, 'Ibumu mengetuk pintu rumahku. Dia sangat sedih'," katanya. "Dia menangis," ujar Michelle. "Dia mendatanginya karena dia merasa tidak aman, dan dia sedang syok."
Ibu Michelle dan Lavinia tidak ada di sini untuk memberi tahu kita persis apa yang terjadi, tetapi Arthur mengatakan bahwa Michelle mendatanginya di saat membutuhkan.
Michelle juga dapat bertemu dengan ayah kandungnya sendiri, Alex, melalui anggota keluarga lain yang baru ditemukan.
"Dia jelas berada di bawah pengaruh narkoba," kata Michelle.
Kemiripan di antara mereka tak terbantahkan. "Dia milik saya, saya miliknya, tetapi saya merasa dia bukan seseorang yang perlu saya bawa ke masa depan bersama saya," katanya.
"Saya hanya perlu tahu," imbuh dia.
Si kembar tidak akan pernah tahu apakah ibu mereka mencurigai mereka memiliki ayah yang berbeda. "Itu pasti membuatnya gila," kata Lavinia. "Dia pasti melihat sesuatu, merasakan sesuatu."
"Saya rasa di lubuk hati Ibu, dia tahu, tetapi dia sangat menyangkalnya," imbuh Michelle.
Sebagai kembar non-identik, Lavinia dan Michelle selalu menyadari perbedaan mereka. Kebenaran yang terungkap dalam DNA mereka membuat perbedaan itu tampak lebih mencolok, pada awalnya. Tetapi mereka akan selalu memiliki ikatan yang unik.
"Kami adalah keajaiban," kata Lavinia. "Kami akan selalu memiliki kedekatan yang tak dapat dipatahkan."
"Dia saudara kembar saya," ujar Michelle mengangguk. "Tidak ada yang bisa mengurangi itu."
(mas)
Lihat Juga :