AS Ancam Sanksi pada Perusahaan Pelayaran yang Bayar Tol dan Donasi di Selat Hormuz

Sabtu, 02 Mei 2026 - 13:28 WIB
loading...
AS Ancam Sanksi pada...
Kapal-kapal berada di sekitar Selat Hormuz. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) memperingatkan perusahaan pelayaran mana pun yang membayar tol atau biaya lain kepada Iran untuk melewati Selat Hormuz berisiko dikenai sanksi. Peringatan pada hari Jumat ini muncul ketika blokade angkatan laut AS di selat tersebut berlanjut selama tiga minggu, di tengah perundingan gencatan senjata AS-Iran yang terhenti.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut pengepungan yang sedang berlangsung di pelabuhan-pelabuhan negara itu "tidak dapat ditoleransi".

Pengaruh Iran atas, dan kemampuannya untuk secara efektif menutup, Selat Hormuz muncul sebagai poin tawar-menawar utama tak lama setelah AS dan Israel mulai melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.

Sekitar seperlima dari pengiriman minyak mentah dan gas alam cair global melalui jalur air utama ini.

Dalam proposalnya di masa lalu untuk mengakhiri perang, Iran telah mengusulkan pengenaan biaya atau tol untuk kapal yang ingin melewati negara tersebut. Washington telah berulang kali menolak prospek tersebut.

Peringatan dari Kantor Pengawasan Aset Asing Departemen Keuangan AS (OFAC) menyatakan Iran mungkin menawarkan mata uang fiat, aset digital, offset, swap informal, atau pembayaran dalam bentuk barang lainnya kepada pengirim barang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Israel Gerah AS dan...
Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved