Raja Bahrain Perintahkan Pencabutan Kewarganegaraan Lebih Lanjut Jika Warganya Dukung Iran

Sabtu, 02 Mei 2026 - 12:35 WIB
loading...
A A A
Raja mempertanyakan bagaimana para pejabat yang dipercaya oleh publik dapat berdiri bersama mereka yang disebutnya pengkhianat yang ditolak oleh opini publik, menurut kantor berita tersebut.

Pernyataan tersebut menyusul laporan di media sosial bahwa beberapa anggota parlemen Syiah menentang undang-undang terkait pencabutan kewarganegaraan dari mereka yang dituduh memuji serangan Iran, tanpa konfirmasi resmi.

Raja memerintahkan pemecatan semua orang yang bekerja sama dengan apa yang disebutnya agresi Iran, dengan mengatakan kewarganegaraan bukanlah dokumen yang diberikan, tetapi satu perjanjian, dan siapa pun yang melanggarnya akan kehilangan haknya.

Raja menambahkan masyarakat di negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk sangat mendukung putusan yang dikeluarkan terhadap mereka yang dituduh melakukan pengkhianatan, termasuk pemenjaraan dan pencabutan kewarganegaraan, dan bahkan menyerukan lebih banyak lagi.

Dukungan Parlemen dan Pemerintah


Secara terpisah, Ahmed bin Salman Al Musallam, ketua parlemen Bahrain, menyatakan dukungannya terhadap pernyataan raja, menurut kantor berita negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Berita Terkini
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved