Menteri Perang AS Pete Hegseth Ditanya Apakah Trump Stabil Secara Mental, Jawabannya Jadi Viral

Jum'at, 01 Mei 2026 - 13:20 WIB
loading...
A A A
Jacobs menjawab, "Joe Biden bukan presiden. Trump telah menjadi presiden selama satu setengah tahun."

Hegseth menyela: "Saya bahkan tidak akan terlibat dalam tingkat penghinaan yang Anda berikan kepada panglima tertinggi." Dia kemudian menambahkan, "Trump adalah panglima tertinggi yang luar biasa yang mengutamakan pasukan kita."

Selama sidang pada hari Rabu dan Kamis, anggota Komite Angkatan Bersenjata DPR dan Senat juga membahas proposal anggaran militer pemerintahan Trump tahun 2027, yang akan meningkatkan pengeluaran pertahanan menjadi USD1,5 triliun—anggaran militer terbesar sepanjang sejarah AS.

Dalam kesaksiannya di hadapan Komite Angkatan Bersenjata Senat, Hegseth mengatakan permintaan anggaran yang menembus rekor tebesar tersebut akan mempersiapkan pasukan AS untuk pertempuran saat ini dan masa depan sekaligus membalikkan "kurangnya investasi dan salah urus" selama bertahun-tahun.

"Anggaran USD1,5 triliun akan memastikan bahwa Amerika Serikat terus mempertahankan militer terkuat dan paling mumpuni di dunia," katanya.

Hegseth menggambarkan proposal tersebut sebagai pengaturan ulang kekuatan militer AS secara generasi, menyoroti investasi dalam kapasitas industri, senjata canggih, dan kesejahteraan pasukan. Dia menunjuk pada kenaikan gaji "tujuh persen" untuk personel militer berpangkat rendah dan mengatakan anggaran tersebut akan menghilangkan "semua barak yang buruk atau gagal".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Netanyahu Perintahkan...
Netanyahu Perintahkan Militer Israel Serang Pinggiran Kota Beirut
Acuhkan Pengumuman Gencatan...
Acuhkan Pengumuman Gencatan Senjata Trump, Israel Terus Bombardir Lebanon
Rekomendasi
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini
Berita Terkini
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved