Israel Culik 211 Aktivis Flotilla yang Berlayar ke Gaza, PM Malaysia Marah
Jum'at, 01 Mei 2026 - 11:06 WIB
loading...
A
A
A
Pihak Roma, dalam sebuah pernyataan, menyerukan pembebasan segera semua warga Italia yang ditahan secara ilegal oleh militer Israel.
Pihak GSF mengatakan kapal-kapal mereka telah dikepung oleh kapal-kapal militer Israel saat berada di lepas pantai Kreta.
“Pada saat pernyataan ini diterbitkan (Kamis siang waktu Indonesia), setidaknya 22 dari 58 kapal armada telah diserbu oleh pasukan Israel yang sepenuhnya melanggar hukum internasional,” kata Armada Global Sumud dalam sebuah pernyataan.
Menurut verifikasi AFP, Jumat (1/5/2026), berdasarkan data pelacakan dari penyelenggara, kapal-kapal tersebut dicegat di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Yunani. Sekitar 30 kapal dari armada tersebut masih dalam perjalanan, sebagian besar sekarang berada di perairan teritorial Yunani di selatan Kreta.
“Kapal-kapal kami didekati oleh kapal cepat militer, yang mengidentifikasi diri sebagai Israel, yang mengarahkan laser dan senapan serbu semi-otomatis, memerintahkan para peserta untuk ke depan kapal dan berlutut,” kata organisasi tersebut. “Komunikasi kapal sedang dihalangi dan sinyal SOS dikeluarkan.”
Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim marah setelah 10 aktivis Malaysia yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla diculik militer Israel. Menurutnya, Malaysia bekerja sama erat dengan negara-negara mitra untuk mengamankan pembebasan segera 10 warga Malaysia.
Pihak GSF mengatakan kapal-kapal mereka telah dikepung oleh kapal-kapal militer Israel saat berada di lepas pantai Kreta.
“Pada saat pernyataan ini diterbitkan (Kamis siang waktu Indonesia), setidaknya 22 dari 58 kapal armada telah diserbu oleh pasukan Israel yang sepenuhnya melanggar hukum internasional,” kata Armada Global Sumud dalam sebuah pernyataan.
Menurut verifikasi AFP, Jumat (1/5/2026), berdasarkan data pelacakan dari penyelenggara, kapal-kapal tersebut dicegat di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Yunani. Sekitar 30 kapal dari armada tersebut masih dalam perjalanan, sebagian besar sekarang berada di perairan teritorial Yunani di selatan Kreta.
“Kapal-kapal kami didekati oleh kapal cepat militer, yang mengidentifikasi diri sebagai Israel, yang mengarahkan laser dan senapan serbu semi-otomatis, memerintahkan para peserta untuk ke depan kapal dan berlutut,” kata organisasi tersebut. “Komunikasi kapal sedang dihalangi dan sinyal SOS dikeluarkan.”
10 Aktivis Malaysia Diculik
Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim marah setelah 10 aktivis Malaysia yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla diculik militer Israel. Menurutnya, Malaysia bekerja sama erat dengan negara-negara mitra untuk mengamankan pembebasan segera 10 warga Malaysia.
Lihat Juga :