Iran Janjikan Balas Dendam Panjang dan Menyakitkan Jika AS Menyerang Lagi

Jum'at, 01 Mei 2026 - 09:33 WIB
loading...
A A A
Trump menegaskan kembali pada hari Kamis bahwa Iran tidak akan diizinkan memiliki senjata nuklir dan bahwa harga bensin—kekhawatiran utama bagi Partai Republiknya menjelang pemilu paruh waktu November—akan "turun drastis" segera setelah perang berakhir.

Sembari mengulangi tuduhan pelanggaran hak asasi manusia yang serius oleh Iran, Trump mengatakan dia "tidak masalah" jika Iran bermain di Piala Dunia sepak bola mendatang di Amerika Serikat, setelah presiden FIFA Gianni Infantino bersikeras bahwa negara itu akan berpartisipasi.

Iran Janjikan Respons Menyakitkan


Di sisi lain, seorang pejabat senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan bahwa setiap serangan baru AS terhadap Iran, bahkan jika terbatas, akan membawa "serangan yang panjang dan menyakitkan" pada posisi regional AS. Sedangkan Komandan Angkatan Udara Majid Mousavi mengatakan: "Kami telah melihat apa yang terjadi pada pangkalan regional Anda, kami akan melihat hal yang sama terjadi pada kapal perang Anda."

Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei mengatakan dalam pesan tertulis kepada rakyat Iran bahwa Teheran akan menghilangkan "penyalahgunaan jalur air oleh musuh" di bawah pengelolaan baru Selat Hormuz, menunjukkan bahwa Teheran bermaksud untuk mempertahankan kendalinya atas selat tersebut.

"Orang asing yang datang dari ribuan kilometer jauhnya ... tidak punya tempat di sana kecuali di dasar perairannya," katanya.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa jika gangguan yang disebabkan oleh penutupan tersebut berlanjut hingga pertengahan tahun, pertumbuhan global akan turun, inflasi akan naik, dan puluhan juta orang lagi akan terdorong ke dalam kemiskinan dan kelaparan ekstrem.

"Semakin lama arteri vital ini tersumbat, semakin sulit untuk membalikkan kerusakan," katanya kepada wartawan di New York.

Trump menghadapi tenggat waktu resmi AS pada hari Jumat untuk mengakhiri perang atau mengajukan argumen kepada Kongres untuk memperpanjangnya berdasarkan Resolusi Kekuatan Perang 1973.

Tenggat waktu tersebut tampaknya akan berlalu tanpa mengubah jalannya konflik setelah seorang pejabat senior pemerintahan Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa, untuk tujuan resolusi tersebut, permusuhan telah berakhir karena gencatan senjata April antara Teheran dan Washington.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Penampakan Pesawat Pengebom...
Penampakan Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh dan Meledak, Hancur Tak Berbekas
Rekomendasi
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved